Investasi Besar Klub Eropa dalam Membangun Skuad Tangguh
Investasi Besar Klub Eropa dalam Membangun Skuad Tangguh - sumber: (givemesport)
Berita Liga Inggris – Dalam dunia sepak bola modern, pengeluaran besar-besaran untuk membangun skuad menjadi hal yang lazim. UEFA mengungkapkan data terbaru mengenai 25 klub Eropa dengan biaya skuad termahal hingga akhir tahun keuangan 2025. Dari 25 klub ini, 16 di antaranya mencatatkan pengeluaran tertinggi sepanjang sejarah klub mereka. Chelsea memimpin dengan membentuk skuad sepak bola termahal dalam sejarah, mencapai £1.53 miliar.
Posisi kedua ditempati oleh Manchester City dengan biaya skuad sebesar £1.39 miliar, diikuti Manchester United di posisi ketiga dengan pengeluaran £1.15 miliar. Arsenal berada di tempat keempat dengan total £966 juta, sementara Real Madrid menjadi satu-satunya klub non-Inggris di lima besar dengan biaya skuad £942 juta.
Selain klub-klub besar, ada juga klub seperti Fiorentina dan Atalanta yang mencatatkan rekor pengeluaran baru. Fiorentina, yang menempati peringkat ke-25, menghabiskan €240 juta (£210 juta), sementara Atalanta berada di posisi ke-22 dengan €340 juta (£298 juta). Nottingham Forest, di bawah kepemilikan Evangelos Marinakis, menunjukkan bahwa mereka tidak segan berinvestasi besar dengan total pengeluaran €374 juta (£328 juta).
Di sisi lain, Barcelona berada di peringkat ke-16, meskipun mereka terkenal dengan akademi La Masia yang menghasilkan talenta berbakat seperti Lamine Yamal dan Alejandro Balde. Klub-klub seperti Borussia Dortmund dan Atletico Madrid, yang secara konsisten berlaga di Liga Champions, juga masuk dalam daftar dengan pengeluaran yang signifikan.
Adapun klub-klub seperti Bayern Munich dan Aston Villa, meskipun memiliki sejarah pengeluaran besar, tetap berada di bawah sepuluh besar. Bayern Munich, misalnya, berada di posisi ke-12 dengan total £502 juta, sementara Aston Villa di peringkat ke-11 dengan £564 juta, berusaha mengejar ketertinggalan dari klub-klub besar lainnya di Liga Premier.
Secara keseluruhan, data ini menunjukkan bagaimana pengeluaran dalam sepak bola tidak selalu menjamin kesuksesan di lapangan, dan banyak klub yang masih berusaha menemukan keseimbangan antara investasi dalam transfer dan pengembangan pemain muda berbakat.
Artikel Tag: Manchester City, Manchester United, Chelsea