Jack Miller Cerita Penderitaannya di GP Malaysia
Jack Miller kecewa finish paling belakang di GP Malaysia. (Gambar: Speedweek)
Berita MotoGP : Pembalap Pramac Yamaha yaitu Jack Miller menceritakan penderitaannya pada pagelaran MotoGP Malaysia kemarin. Ia tidak memiliki daya cengkeram yang solid sehingga berulang kali mengalami wheelspin.
Pada balapan utama di Sirkuit Sepang itu, Jack Miller sudah berusaha keras untuk bisa meraih hasil terbaik. Namun motor yang lagi-lagi tidak nyaman membuat Miller harus puas finish di posisi paling buncit. Ia pun menceritakan penderitaannya yang tak kunjung berhenti dari awal hingga akhir.
"Pada awal balapan, saya sempat mengalami beberapa momen sulit. Memasuki sekitar lap ke-10, ketika melihat para pembalap di depan mulai menjauh, saya sudah merasakan bahwa saya mengalami kesulitan lebih besar dibandingkan mereka. Saya berusaha mengatasi situasi sebaik mungkin, baik melalui gaya balap maupun penyesuaian peta mesin. Namun, menjelang akhir balapan, saya benar-benar tidak berdaya dan tidak bisa berbuat banyak lagi, ucap Miller saat diwawancara oleh media setempat.
"Keausan ban jelas menjadi salah satu faktor utama. Kondisi lintasan hari ini juga termasuk yang paling sulit kami hadapi. Tikungan 1 terasa seperti arena seluncur es di setiap lap. Masalah terbesar bagi saya adalah perbedaan daya cengkeram yang sangat besar antara permukaan lintasan dan kerb. Akibatnya, kami harus terus mencari cara untuk memanfaatkan kerb semaksimal mungkin. Situasi di lintasan benar-benar sangat sulit," pungkasnya sekali lagi.
Artikel Tag: motogp, Jack Miller, Pramac Yamaha