Jack Wilshere Ungkap Pandangan tentang Masa Depannya di Luton Town
Jack Wilshere Ungkap Pandangan tentang Masa Depannya di Luton Town - sumber: (givemesport)
Berita Liga Inggris – Pada Oktober 2025, Jack Wilshere mendapatkan kesempatan pertama sebagai manajer tetap dengan memimpin Luton Town. Keputusan ini diambil setelah The Hatters memecat Matt Bloomfield menyusul awal musim yang mengecewakan. Meskipun diharapkan bersaing untuk kembali ke Championship, Luton hanya berada di posisi ke-11 di League One setelah 11 pertandingan, mendorong keputusan untuk mengganti pelatih.
Penunjukan Wilshere sebagai pelatih baru merupakan langkah berisiko, mengingat pengalamannya yang minim. Pertandingan pertama di bawah arahan Wilshere berakhir dengan kekalahan 2-0 melawan Mansfield Town, namun ia berhasil membalikkan keadaan dengan memenangkan empat pertandingan berikutnya. Namun, setelah lebih dari empat bulan berlalu, ekspektasi terhadap Wilshere kembali diuji.
Para penggemar Luton Town kini mulai kehilangan kesabaran melihat inkonsistensi tim. Meski tampil kuat di kandang, Luton belum terkalahkan di Kenilworth Road sejak pertandingan pembuka Wilshere. Namun, performa tandang mereka jauh dari memuaskan dengan kekalahan beruntun dalam enam laga terakhir, terakhir kali menang di laga tandang pada 8 November melawan Stockport County. Kekalahan terbaru dari Wigan dengan skor 1-0 semakin menambah kekecewaan, membuat banyak suporter meragukan kemampuan Wilshere membawa tim kembali ke divisi kedua.
Di media sosial X, pendukung Luton meluapkan kekecewaan mereka. "Penampilan buruk. Wilshere tidak tahu apa yang harus dilakukan," ujar seorang penggemar. Yang lain menambahkan, "Berapa banyak manajer lagi yang akan kita coba sebelum memilih yang berpengalaman?" Sementara itu, lainnya menyatakan bahwa percobaan Wilshere sudah cukup. "Wilshere harus pergi, ini langkah yang terlalu berisiko."
Menanggapi kekalahan dari Wigan, Wilshere mengakui harus meningkatkan kinerjanya. Kepada BBC Three Counties Radio, ia menyatakan, "Para pemain peduli, mereka berusaha berterima kasih kepada penggemar. Saya memahami kekecewaan fans." Wilshere juga menegaskan agar kemarahan diarahkan padanya sebagai manajer. "Saya yang membuat keputusan. Kami harus lebih baik, dan saya harus lebih baik."
Wilshere juga mengakui adanya tekanan di tengah perjuangan Luton. "Kami harus bekerja keras untuk menyerang, tetapi kurang mengancam di depan gawang. Mungkin ini masalah kepercayaan diri," ungkapnya. Dengan pemain yang pernah tampil di level lebih tinggi, Wilshere berharap timnya bisa bangkit dari tekanan.
Luton Town berharap kembali ke jalur kemenangan saat menjamu Burton Albion di Kenilworth Road pada Sabtu, 21 Februari.
Artikel Tag: Jack Wilshere, Luton Town