Kanal

Jarell Quansah Dihukum Dua Laga, Inggris Kehilangan Bek Andalan

Penulis: Fery Andriyansyah
10 Jul 2026, 08:30 WIB

Jarell Quansah dipastikan absen hingga semifinal Piala Dunia 2026 jika Inggris lolos. (Foto: Nick Potts/PA Images via Getty Images)

Berita Piala Dunia: Bek Inggris, Jarell Quansah, dipastikan menerima hukuman larangan bermain selama dua pertandingan dari FIFA menyusul kartu merah yang diterimanya saat menghadapi Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Sanksi tersebut membuat Quansah tidak hanya absen pada laga perempat final, tetapi juga semifinal apabila The Three Lions berhasil melaju.

FIFA mengumumkan hukuman itu pada Kamis (9/7/2026) setelah Komite Disiplin menyatakan tekel Quansah terhadap Jesus Gallardo dalam kemenangan 3-2 atas Meksiko tergolong sebagai pelanggaran berat. Sebelumnya, Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) sempat mempertimbangkan mengajukan banding atas hukuman tersebut.

Dengan keputusan itu, Quansah dipastikan tidak akan memperkuat Inggris saat menghadapi Norwegia pada Ahad (12/7/2026) dini hari pukul 04.00 WIB di Miami Stadium, Miami. Jika berhasil lolos ke semifinal, bek tersebut juga tetap tidak bisa dimainkan. Ia baru berpeluang kembali tampil apabila Inggris mencapai final atau pertandingan perebutan tempat ketiga.

Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, mengaku kecewa dengan keputusan tersebut dan kembali melontarkan kritik terhadap kepemimpinan wasit selama turnamen. "Ini jelas tidak cukup baik. Wasit tidak cukup baik, begitu juga ofisial keempat. Itu intinya. Apakah itu kesalahan yang jelas dan nyata? Tentu saja tidak," kata Tuchel.

Hukuman dua pertandingan itu hanya berlaku di Piala Dunia 2026. FA sebelumnya mempertimbangkan mengajukan banding karena FIFA sempat membatalkan hukuman larangan satu pertandingan yang diterima penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, sehingga ia tetap bisa tampil pada babak 16 besar melawan Belgia.

Perbedaan penanganan kedua kasus tersebut sempat memunculkan perdebatan. Namun, keputusan Komite Disiplin FIFA memastikan Jarell Quansah harus menjalani hukuman penuh dan baru dapat kembali bermain jika Inggris mampu melangkah hingga laga terakhir turnamen.

Artikel Tag: FIFA, Inggris, Piala Dunia, Piala Dunia 2026, Jarell Quansah

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru