Kanal

Jelang Lawan Garcia, Conor Benn Dapat Dukungan dari Mantan Juara Dunia

Penulis: Abdi Ardiansyah
09 Sep 2026, 16:41 WIB

Ryan Garcia dan Conor Benn

Berita Tinju - Ryan Garcia akan mempertahankan gelar WBC kelas welter melawan Conor Benn di T Mobile Arena, Las Vegas, Sabtu, 12 September 2026. Pertarungan ini menjadi salah satu duel paling dinantikan di kelas welter, terutama karena Benn kembali bertarung di batas 147 pound setelah lebih dari empat tahun.

Benn terakhir kali tampil di kelas welter pada April 2022 ketika menghentikan Chris van Heerden pada ronde kedua. Setelah itu, petinju Inggris tersebut menjalani beberapa pertarungan di kelas yang lebih berat.

Menjelang duel melawan Garcia, Benn bahkan mengakui bahwa pertarungan ini akan menjadi penampilan terakhirnya di kelas welter. Ia berencana naik kelas setelah menghadapi Garcia, terlepas dari hasil yang diraihnya.

Pernyataan tersebut menimbulkan kekhawatiran mengenai kondisi fisiknya. Garcia juga semakin percaya diri karena mengetahui lawannya mengalami kesulitan untuk kembali mencapai batas berat 147 pound.

Namun, Carl Frampton mengingatkan agar Conor Benn tidak langsung dianggap sebagai pihak yang tidak memiliki peluang. Dalam wawancara dengan Ring Magazine, mantan juara dunia dua divisi itu tetap memilih Garcia sebagai favorit, tetapi tidak melihat keunggulannya terlalu besar.

“Saya pikir ini pertarungan yang bagus dan kompetitif. Banyak orang menjadikan Garcia sebagai favorit besar. Saya juga menjagokannya, tetapi bukan sebagai favorit yang sangat jauh. Saya tidak akan terkejut jika Benn menang,” ujar Frampton.

Menurut Frampton, karakter Benn yang agresif dan tidak mudah menyerah bisa menjadi masalah serius bagi Ryan Garcia. Ia menilai tekanan konstan dari Benn berpotensi mengganggu permainan Garcia sepanjang pertarungan.

Frampton juga menyinggung pertarungan Garcia melawan Gervonta Davis pada April 2023. Dalam duel tersebut, Garcia dihentikan Davis pada ronde ketujuh setelah dua kali terjatuh.

“Kalau melihat cara Benn bertarung dan kegigihannya, itu bisa membuat Garcia berada dalam masalah. Benn memang bukan Gervonta Davis dan keduanya memiliki gaya berbeda. Namun, petarung dengan kegigihan seperti Conor Benn bisa memberikan masalah yang sama,” lanjut Frampton.

Meski demikian, Frampton tetap menilai Garcia memiliki keunggulan dalam beberapa aspek penting, terutama timing dan kecepatan pukulannya.

“Timing Garcia sangat bagus. Pukulan hook kirinya sangat istimewa dan cepat. Benn juga akan berada di jarak yang memungkinkan dirinya terkena pukulan. Tetapi jangan mengesampingkan Benn karena saya pikir dia tetap punya peluang,” tegasnya.

Pertarungan Garcia vs Benn akan berlangsung pada Sabtu, 12 September di T Mobile Arena, Las Vegas. Partai pendamping utama akan mempertemukan Jai Opetaia dengan Noel Mikaelian dalam perebutan gelar dunia kelas penjelajah.

Bagi Ryan Garcia, kemenangan akan mempertahankan statusnya sebagai juara WBC sekaligus memperkuat posisinya di kelas welter. Sementara bagi Benn, kemenangan atas salah satu bintang terbesar Amerika Serikat akan menjadi pencapaian terbesar dalam kariernya sekaligus membuka jalan menuju gelar dunia pertamanya.

Artikel Tag: WBC, Carl Frampton, kelas welter, Ryan Garcia, conor benn

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru