Jelang Lawan Tszyu, Errol Spence Jr Dapat Dukungan dari Shawn Porter
Errol Spence Jr
Berita Tinju - Mantan juara dunia tinju dua divisi, Shawn Porter, meyakini Errol Spence Jr memiliki peluang besar untuk mengalahkan Tim Tszyu saat keduanya bertemu di Afterpay Arena, Sydney, akhir pekan ini. Menurut Porter, karakter bertarung Tszyu justru menjadi keuntungan bagi Spence yang dikenal memiliki kemampuan mengontrol tempo pertarungan.
Duel ini menjadi laga comeback bagi Spence setelah lebih dari tiga tahun absen dari ring. Mantan juara dunia kelas welter itu terakhir kali bertanding pada Juli 2023 ketika kalah knockout teknis dari Terence Crawford dalam duel perebutan gelar juara dunia tak terbantahkan.
Awalnya pertarungan dijadwalkan berlangsung di kelas tanggung 158 pon. Namun, kubu Spence meminta tambahan dua pon karena waktu istirahat yang cukup panjang, sehingga laga akhirnya disepakati berlangsung di kelas menengah.
Sementara itu, Tim Tszyu juga datang dengan misi menghidupkan kembali kariernya. Putra legenda tinju Kostya Tszyu tersebut sempat menjadi juara dunia WBO kelas welter super setelah mengalahkan Brian Mendoza pada 2023. Namun, sejak saat itu performanya menurun setelah menelan kekalahan dari Sebastian Fundora dan Bakhram Murtazaliev.
Meski kedua petinju sama sama berusaha bangkit, Porter melihat Errol Spence Jr memiliki keuntungan secara teknis.
"Kalau melihat gaya bertarung mereka, pertandingan ini lebih menguntungkan Spence dibandingkan Tszyu. Sesederhana itu," ujar Porter dalam podcast miliknya.
Porter menjelaskan bahwa Tszyu cenderung bertarung dengan pijakan kaki yang statis sehingga sulit mengimbangi petinju dengan kemampuan bergerak dan mengatur ritme seperti Spence.
"Tim menurut saya terlalu sering berdiri datar. Saat kaki terlalu diam, kecepatan tangan juga ikut berkurang. Dia memang senang melepaskan kombinasi pukulan, tetapi kepalanya juga sering tetap berada di garis tengah, dan itu bisa dimanfaatkan lawan," katanya.
Penilaian Porter bukan tanpa dasar. Ia pernah menghadapi Spence pada September 2019 dalam duel perebutan gelar juara dunia WBC kelas welter. Saat itu Porter mampu memberikan perlawanan sengit, tetapi akhirnya kalah melalui keputusan split decision setelah sempat dijatuhkan pada ronde ke 11.
Jika berhasil mengalahkan Tszyu, Errol Spence Jr berpeluang kembali masuk ke persaingan papan atas divisi kelas menengah dan membuka jalan menuju perebutan gelar juara dunia. Sebaliknya, kemenangan bagi Tszyu akan menjadi momentum penting untuk mengembalikan namanya sebagai salah satu petinju elite setelah dua kekalahan beruntun.
Dengan reputasi dan pengalaman yang dimiliki kedua petinju, laga ini diperkirakan menjadi salah satu pertarungan paling menarik dalam kalender tinju internasional tahun ini.
Artikel Tag: shawn porter, kelas welter, Errol Spence Jr, kelas menengah, Kelas Welter Super, Tim Tszyu