Jelang Swiss Open 2026, Skuad Indonesia Fokus Jaga Stamina dan Latihan
Siti Fadia Silva Ramadhanti/[Foto:PBSI]
Basel - Setelah penampilan kurang meyakinkan di ajang bergengsi All England Open World Tour Super 1000 pekan lalu, sebagian para pebulutangkis Indonesia akan bergeser ke Basel untuk tampil di turnamen Swiss Open World Tour Super 300 pada pekan ini.
Setelah tiba perjalanan panjang dari Tanah Air, para pemain Indonesia langsung fokus memulihkan kondisi fisik demi menjaga kebugaran menghadapi babak 32 besar pada Selasa (10/3).
"Pagi ini programnya lebih fokus ke maintenance power ya karena untuk tim ganda putra dan ganda putri, besok sudah bermain. Jadi persiapan menjaga powernya di hari Selasa," ungkapnya melalui siaran pers Humas PP PBSI pada Senin (9/3).
"Load-nya juga sudah tidak banyak, hanya ada enam pos dengan repetisinya 10 yang dikalikan dua set. Setelah itu mereka melakukan kebutuhan masing-masing yang biasa dilakukan. Ini semua dilakukan setelah mobility, aktivasi, dan jogging," Jaelani, menjelaskan.
Di sisi lain bagi Siti Fadia Silva Ramadhanti, Swiss Open adalah turnamen ketiganya bersama Amalia Cahaya Pratiwi setelah German Open World Tour Super 300 dan All England Open World Tour Super 1000 pekan lalu.
Maka dari itu recovery tentu menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan untuk tampil maksimal di Swiss Open pekan ini.
"Ini masuk ke turnamen ketiga secara beruntun jadi selain latihan di gym pastinya recovery-nya harus baik. Dengan dukungan dari tim recovery yang juga ada di sini itu sangat membantu untuk menjaga performa," tambahnya.
Di sektor ganda campuran, pasangan profesional Indonesia asal PB Djarum, Bobby Setiabudi / Melati Daeva Oktavianti memutuskan untuk mundur dari turnamen berhadiah total USD 250.000 atau berkisar 4, 2 miliar rupiah itu.
Sebagai pemain profesional, biaya perjalanan dan juga birokrasi yang cukup komplek imbas dari ketegangan di timur tengah tentu menjadi pertimbangan yang memberatkan membuat keduanya harus absen di Tour Eropa.
"Indonesia sedianya akan menurunkan 16 wakil di Swiss Open 2026, tapi sayangnya setelah kehilangan Isyana/Rinjani yang mundur karena cedera, Indonesia juga dipastikan tidak diperkuat Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti. Bobby/Melati memutuskan mundur karena alasan teknis," demikian pernyataan Humas PP PBSI pada Senin (9/3) WIB.
Selain itu, pemain Pelatnas Cipayung l, Isyana Shahira Meida juga dipastikan mundur bersama pasangannya Rinjani Kwinara Nastine setelah yang pertama mengalahkan cedera tulang kering. "Hira mengalami cedera pada tulang kering sebelah kanan yang membutuhkan waktu untuk istirahat dan proses pemulihan agar kondisinya bisa kembali optimal," jelas pelatih ganda putri utama pelatnas bulu tangkis Indonesia, Karel Mainaky.
Di sektor tunggal putra, mantan juara Asia yang juga peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, Anthony Sinisuka Ginting akan memimpin skuad Merah Putih bersama dengan mantan juara dunia junior, Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah.
Sementara pemain peringkat 6 dunia, Putri Kusuma Wardani menjadi satu-satunya pemain tunggal putri yang dikirim ke Basel dan diharapkan mampu melangkah lebih jauh membawa pulang gelar juara dengan banyaknya para pemain top yang mundur dari kompetisi.
Artikel Tag: Badminton Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, Siti Fadia Silva Ramadhanti, Swiss Open 2026