Jeremy Sochan Anggap Insiden dengan Vanderbilt Bukan Masalah Besar
Jeremy Sochan (kanan) dan Jarred Vanderbilt dipisahkan setelah terlibat keributan seusai pertandingan. (Foto: AP)
Forward San Antonio Spurs, Jeremy Sochan, mengecilkan insiden panas yang terjadi seusai pertandingan melawan Los Angeles Lakers pada Rabu (7/1) malam waktu setempat.
Dalam laga yang dimenangkan Spurs 107-91 di Frost Bank Center itu, Sochan terlibat konfrontasi singkat dengan forward Lakers, Jarred Vanderbilt, yang sempat menusuk wajahnya dengan jari setelah buzzer berbunyi.
Menurut Jeremy Sochan, kejadian tersebut tidak perlu dibesar-besarkan. Ia mengakui kemungkinan ada ucapannya selama pertandingan yang memicu reaksi Vanderbilt.
“Mungkin saya mengatakan sesuatu saat laga berlangsung, dan mungkin itu tidak terlalu baik,” ujar Sochan.
“Dia mungkin menafsirkannya dengan cara yang salah dan meminta saya menemuinya setelah pertandingan. Kami bertemu dan hanya bertukar kata secara sopan. Saya baik-baik saja dan merasa santai, sementara dia tampaknya sedang emosional. Itu bagian dari hidup.”
Ketegangan sempat meningkat saat kedua pemain saling beradu kata ketika meninggalkan lapangan.
Guard Spurs De’Aaron Fox dengan cepat turun tangan untuk meredakan situasi dan mencoba menjauhkan Vanderbilt.
Namun, sebelum benar-benar terpisah, Vanderbilt sempat menjulurkan jari telunjuknya ke wajah Sochan.
Forward Spurs Julian Champagnie langsung mendorong Vanderbilt, sementara Luka Dončić dan Jaxson Hayes ikut membantu menenangkan keadaan.
Vanderbilt memilih tidak memberikan komentar kepada media setelah pertandingan. Sementara itu, suasana di ruang ganti Spurs relatif cair.
Champagnie bahkan sempat bercanda dan menunjukkan solidaritas kepada Sochan, menandakan bahwa tim tidak menganggap insiden tersebut sebagai masalah besar.
Di atas lapangan, kontribusi Jeremy Sochan terbilang minim namun efisien.
Ia mencetak enam poin dari dua tembakan tanpa gagal, ditambah satu assist dalam 11 menit bermain. Pelatih Spurs, Mitch Johnson, memuji usaha Sochan.
“Saya pikir dia bermain dengan sangat kompetitif, melakukan tugasnya dengan baik secara ofensif, dan mengambil tembakan yang datang kepadanya,” ujar Johnson.
Kemenangan Spurs sendiri dipimpin oleh Keldon Johnson yang mencetak 27 poin dari bangku cadangan.
Itu menjadi pertandingan keempatnya musim ini dengan torehan minimal 25 poin sebagai pemain cadangan, menyamai rekor terbanyak di liga untuk kategori tersebut.
Di tengah rumor jelang tenggat pertukaran pemain NBA, Jeremy Sochan mengaku berusaha tidak terlalu memikirkan masa depannya.
Ia menyebut San Antonio sebagai rumahnya dan memilih fokus pada hal yang bisa ia kendalikan.
“Ada hari cerah dan hari gelap dalam karier saya,” kata Sochan. “Yang terpenting adalah tetap hidup di masa sekarang, dan itulah yang saya lakukan.”
Pernyataan tersebut menegaskan sikap dewasa Sochan, baik dalam menghadapi dinamika di lapangan maupun ketidakpastian di luar permainan.
Artikel Tag: Jeremy Sochan