Jimmy Wong Yakni Kembalinya ke Timnas Buka Peluang Lolos Olimpiade LA 2028
Jimmy Wong-Cheng Su Yin/[Foto:NST]
Pemain ganda campuran Jimmy Wong yakin kembalinya ke tim nasional telah membangkitkan kembali harapannya untuk lolos ke Olimpiade Los Angeles 2028. Pemain berusia 23 tahun ini yakin bahwa ia sekarang berada di lingkungan yang ideal untuk mewujudkan ambisi terbesar dalam kariernya.
Setelah lebih dari sebulan kembali bersama Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) menyusul kepergian Hoo Pang Ron dari tim nasional, Jimmy merasa optimis dengan kemajuannya bersama pasangan barunya, Cheng Su Yin, meskipun ia mengakui bahwa kemitraan yang masih baru ini masih dalam proses pengembangan.
"Secara keseluruhan, perkembangannya positif," kata Jimmy.
"Kami telah memainkan empat turnamen sejauh ini dan saya cukup puas, meskipun masih banyak area yang perlu kami tingkatkan."
"Ada pertandingan di mana kami unggul tetapi tidak mampu menyelesaikannya. Hal-hal itulah yang harus terus kami upayakan."
Meskipun Jimmy Wong lebih suka tidak membebani dirinya dengan harapan yang terlalu tinggi, ia mengakui bahwa kesempatan untuk kembali ke BAM telah memberikan semangat baru bagi aspirasi Olimpiadenya.
"Ya, lolos kualifikasi untuk Olimpiade Los Angeles adalah salah satu target utama saya," katanya.
"Tapi saya hanya ingin melakukan yang terbaik. Jika Anda menetapkan terlalu banyak target, Anda akhirnya memberi tekanan pada diri sendiri, jadi saya lebih memilih untuk fokus memberikan yang terbaik setiap kali saya melangkah ke lapangan."
Jimmy Wong percaya bahwa latihan harian dalam program performa tinggi BAM, ditambah dengan kesempatan untuk bekerja di bawah bimbingan juara Olimpiade dan dunia yang kini menjadi pelatih, Nova Widianto, telah mempercepat perkembangannya baik sebagai pemain maupun sebagai individu.
"Ini sangat membantu saya."
"Ini pertama kalinya saya berlatih di bawah bimbingan pelatih sekaliber Nova. Dia memiliki banyak pengalaman, jadi lebih mudah bagi saya untuk belajar darinya."
"Dia telah membantu meningkatkan tidak hanya permainan saya tetapi juga diri saya sebagai individu."
Jimmy Wong juga menyebutkan bahwa pemahamannya yang semakin baik dengan Su Yin disebabkan oleh kesediaan mereka untuk berkomunikasi secara terbuka setelah setiap pertandingan.
"Kami berkomunikasi dengan baik. Setelah setiap pertandingan, kami duduk bersama dan membahas apa yang salah dan apa yang perlu kami perbaiki."
Meskipun pasangan ini mengalami pasang surut sejak bergabung pada bulan Mei, mereka telah menunjukkan sekilas potensi mereka dengan mengalahkan petenis peringkat 1 dunia asal Tiongkok, Feng Yan Zhe-Huang Dong Ping, di babak pertama Singapore Open sebelum akhirnya mencapai babak kedua.
Mereka juga hampir mengalahkan pasangan Thailand peringkat 13 dunia, Ruttanapak Oupthong-Jhenicha Sudjaipraparat, di Australian Open sebelum akhirnya kalah tipis dengan skor 21-15, 15-21, 22-20.
Optimisme Jimmy Wong yang semakin meningkat juga tercermin dalam rencana jangka panjang Nova, saat pelatih asal Indonesia ini berpacu dengan waktu untuk membentuk skuad ganda campuran yang tangguh menjelang kampanye kualifikasi Olimpiade Los Angeles, yang dimulai Mei mendatang.
Dengan juara dunia Chen Tang Jie dan Toh Ee Wei yang tetap menjadi satu-satunya kombinasi mapan BAM — dan Chen Tang Jie saat ini absen karena cedera lutut — Jimmy-Su Yin dengan cepat muncul sebagai salah satu proyek unggulan Nova untuk siklus Olimpiade berikutnya.
Meskipun mengakui bahwa beberapa pasangan pemain muda telah menunjukkan potensi dalam latihan, Nova Widianto percaya bahwa mentalitas, dan bukan kemampuan, tetap menjadi hambatan terbesar yang mencegah mereka untuk bersaing secara konsisten di level tertinggi.
"Pasangan lainnya menunjukkan performa bagus dalam latihan dan secara teknis mereka mampu bersaing dengan pemain senior selama sparing," kata Nova.
"Namun yang belum saya lihat secara konsisten adalah mentalitas yang dibutuhkan untuk menjadi pemain top. Malaysia memiliki banyak pemain berbakat, tetapi mereka masih perlu menunjukkan bahwa mereka mampu tampil di bawah tekanan selama turnamen."
"Bukannya mereka tidak memilikinya. Mereka hanya belum menunjukkannya."
Nova Widianto berharap memiliki gambaran yang lebih jelas tentang kombinasi Olimpiade-nya pada akhir tahun, tetapi menekankan bahwa tempat masih bisa diperebutkan. "Saat ini, kami telah mengidentifikasi dua pasangan, tetapi kami masih mengevaluasinya."
"Jika ada pasangan lain yang menunjukkan peningkatan signifikan, tentu saja kami akan mempertimbangkannya. Yang terpenting adalah menemukan pasangan yang tepat untuk Olimpiade."
Artikel Tag: Nova Widianto, Chen Tang Jie, Toh Ee Wei, Cheng Su Yin, Olimpiade Los Angeles 2028, Jimmy Wong