Kanal

Jiri Lehecka Puas Usai Miami Open, Tapi Masih Ada Ruang Untuk Berkembang

Penulis: Dian Megane
30 Mar 2026, 14:30 WIB

Jiri Lehecka [kanan] dan Jannik Sinner [kiri] [image: getty images]

Berita Tenis: Jiri Lehecka memiliki banyak hal untuk dibanggakan setelah ia secara mengejutkan mampu melenggang ke final Miami Open musim 2026.

Petenis yang kalah dari petenis unggulan kedua, Jannik Sinner di final Miami Open, berkompetisi di final turnamen Masters 1000 untuk kali pertama dalam kairernya, sebuah pengalaman yang menggarisbawahi kemajuan dan keinginannya untuk meraih lebih banyak lagi.

“Saya rasa pertandingan seperti kali ini, melawan para petenis seperti ini, menunjukkan kepada saya bahwa masih ada ruang yang sangat, sangat, sangat besar untuk peningkatan,” ungkap Lehecka.

“Menurut saya, saya bermain dengan sangat baik di turnamen ini. Saya sangat puas dengan permainan saya. Tetapi kali ini saya kembali melihat bahwa masih ada ruang untuk berkembang, dan saya benar-benar perlu terus meningkatkan kemampuan saya jika ingin mengalahkan para petenis ini di final turnamen besar seperti Masters dan Grand Slam.”

Bersiap untuk mencapai peringkat tertinggi dalam kariernya sampai saat ini, yaitu peringkat 14 dunia, petenis berusia 24 tahun menampilkan performa servis yang luar biasa di Miami Open, setelah ia tidak terpatahkan hingga final.

Petenis berkebangsaan Ceko menyelamatkan sembilan break point dalam tiga pertandingan dan tidak menghadapi satu pun peluang break point dalam dua pertandingan lainnya dalam perjalanan menuju final. Tetapi Sinner tidak membuang waktu dan mematahkan rekor tersebut di service game kedua petenis berkebangsaan Ceko.

Meskipun demikian, petenis unggulan ke-21 merasa tetap senang dengan performa servisnya yang luar biasa di Miami, Florida Selatan.

“Cara saya mampu menjaga agar senjata utama saya tetap berfungsi di semua pertandingan ini adalah sesuatu yang telah saya upayakan dalam beberapa pekan dan bulan terakhir,” aku Lehecka.

“Tentu saja saya ingin mempertahankan servis saya di sepanjang musim, tetapi itu tidak mungkin. Jannik memainkan permainan pengembalian yang sangat apik dan saya merasa selama pertandingan bahwa ia terus memberikan tekanan yang semakin besar kepada saya.”

Kini, petenis berkebangsaan Ceko tertinggal 0-4 dalam head to head melawan Sinner, tetapi pertemuan di final Miami Open berlangsung lebih sengit daripada pertemuan mereka di babak ketiga French Open musim lalu, ketika petenis berkebangsaan Italia menang mudah dengan 6-0, 6-1, 6-2. Pertandingan tiga set di Roland Garros, Paris berlangsung selama 1 jam 34 menit, hanya 1 menit lebih lama daripada kemenangan dua set langsung petenis berkebangsaan Italia di Hard Rock Stadium, Miami musim ini.

“Saya menunjukkan performa yang lebih baik kali ini daripada di Paris, jadi saya fokus untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama seperti dulu. Yang berarti menggunakan servis pertama saya sebagai senjata dan sedikit lebih maju ke net,” tukas Lehecka.

“Di Roland Garros musim lalu lalu, saya merasa kondisi ini sangat sulit untuk gaya permainan saya. Kami bermain di bawah atap, Court Suzanne-Lenglen, kondisi sangat basah, bola berat. Saya merasa ia yang pada dasarnya memiliki semua senjata saat itu. Saya tidak bisa menolong diri saya sendiri dengan servis. Setiap kali saya melakukan pukulan apik saat itu, ia selalu punya banyak waktu untuk membalasnya.”

Petenis unggulan ke-21 tiba di Miami dengan mencatatkan 6-5 dan kini menuju rangkaian turnamen clay-court Eropa dengan semangat yang membara berkat penampilan terbarunya.

“Saya mencapai final di sini, jadi saya pikir bahkan pekerjaan di clay-court Monte Carlo akan lebih mudah bagi saya dengan kepercayaan diri yang saya bawa,” tutur Lehecka.

“Dan pada saat yang sama, tidak ada tempat yang lebih baik untuk memulai turnamen clay-court musim ini selain di Monte Carlo. Tempat itu luar biasa dan saya suka berada di sana setiap saat jika memungkinkan.”

Artikel Tag: miami open, Jannik Sinner, Jiri Lehecka

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru