Kanal

Joan Mir Kecewa Gelar Juaranya di MotoGP 2020 Sering Tak Dianggap

Penulis: Abdi Ardiansyah
13 Agu 2026, 16:50 WIB

Joan Mir saat memenangkan gelar juara MotoGP 2020 bersama Tim Suzuki.

Berita MotoGP - Joan Mir kembali berbicara mengenai gelar juara dunia MotoGP 2020 yang diraihnya bersama Suzuki. Enam tahun berlalu, rider asal Spanyol itu masih merasa pencapaiannya belum mendapatkan penghargaan yang semestinya.

Joan Mir menilai gelar juara dunia MotoGP 2020 bersama Suzuki masih sering dipandang sebelah mata. Ia bahkan merasa seolah-olah keberhasilannya menjadi juara dunia pada musim tersebut tidak dianggap sebagai pencapaian besar.

Mir merebut gelar MotoGP 2020 setelah mengumpulkan 171 poin, unggul 13 poin atas Franco Morbidelli. Uniknya pada saat itu ia hanya meraih satu kemenangan, tetapi konsistensinya menjadi faktor penting dalam perburuan gelar.

Pembalap Spanyol itu mencatat tujuh podium sepanjang musim dan hanya dua kali gagal finis. Kesuksesan tersebut juga menjadi sejarah bagi Suzuki karena Mir membawa pabrikan Jepang itu kembali meraih gelar juara dunia untuk pertama kalinya sejak Kevin Schwantz pada 1993.

Namun Mir merasa pencapaiannya kerap dibandingkan dengan gelar yang diraih pembalap menggunakan motor Honda, Yamaha, atau Ducati.

"Saya tidak tahu apakah orang-orang berpikir saya balapan sendirian tahun itu, atau jika Anda tidak menang bersama Honda, Yamaha, atau Ducati, maka gelar itu tidak dihitung," ujar Mir dalam wawancara dengan Moto.it.

Ketika bergabung dengan Suzuki, Mir memang sengaja mengambil tantangan untuk membawa pabrikan tersebut kembali menjadi juara dunia.

"Saat saya bergabung dengan Suzuki, saya menyukai tantangan untuk memenangkan gelar bersama Suzuki, yang sudah lebih dari 20 tahun tidak memenangkan gelar," katanya.

"Saya ingin melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan orang lain. Namun, orang-orang tidak menghargai kemenangan tersebut, padahal itu adalah sesuatu yang luar biasa."

Setelah menjadi juara pada 2020, Mir finis di posisi ketiga klasemen MotoGP 2021. Namun, kariernya kemudian mengalami perubahan besar setelah Suzuki meninggalkan MotoGP pada akhir 2022.

Mir lalu bergabung dengan Honda pada 2023. Sayangnya, ia datang ketika performa Honda sedang menurun drastis. Dalam tiga musim bersama pabrikan Jepang tersebut, Mir kesulitan kembali ke persaingan papan atas dan lebih sering berkutat dengan masalah performa serta kecelakaan.

Mulai MotoGP 2027, Joan Mir akan membuka lembaran baru bersama Gresini Racing. Ia akan berusaha membuktikan bahwa statusnya sebagai juara dunia 2020 bukan sekadar keberuntungan.

Artikel Tag: Suzuki, joan mir, motogp 2020

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru