Kanal

Julia Taubitz Sabet Emas Luge Tunggal Putri di Olimpiade Milan–Cortina 2026

Penulis: Hanif Rusli
11 Feb 2026, 19:50 WIB

Julia Taubitz memastikan kemenangan dengan total waktu 3 menit 30,625 detik. (Foto: AP)

Atlet Jerman Julia Taubitz akhirnya meraih gelar Olimpiade pertamanya setelah memenangkan nomor luge tunggal putri pada Olimpiade Musim Dingin Milan–Cortina 2026 di Cortina Sliding Center, Italia, Selasa (10/2).

Keberhasilan ini melengkapi koleksi prestasi Taubitz yang sebelumnya telah dipenuhi berbagai gelar dunia dan kemenangan Piala Dunia.

Taubitz tampil impresif sepanjang perlombaan empat putaran. Ia mulai mengambil alih posisi terdepan setelah run kedua, ketika mencatatkan rekor lintasan baru 52,550 detik.

Konsistensinya pada dua run berikutnya memastikan kemenangan dengan total waktu 3 menit 30,625 detik.

“Saya menangis di tikungan terakhir sebelum finis karena saya tahu lariannya bagus dan seharusnya cukup untuk menang,” kata Julia Taubitz. “Meraih emas berarti segalanya. Ini mimpi yang menjadi kenyataan.”

Medali perak diraih atlet Latvia Elina Bota dengan waktu 3:31,543, sementara Ashley Farquharson dari Amerika Serikat mengamankan perunggu dengan catatan 3:31,582.

Bagi Farquharson, medali tersebut menjadi salah satu pencapaian penting bagi tim luge Amerika Serikat dalam sejarah Olimpiade.

Kemenangan Taubitz juga memperpanjang dominasi Jerman di nomor luge tunggal putri.

Dari 17 medali emas Olimpiade yang pernah diperebutkan di nomor ini, 13 di antaranya dimenangkan atlet Jerman.

Taubitz sendiri kini melanjutkan tradisi juara setelah legenda Jerman Natalie Geisenberger, yang memenangkan tiga edisi Olimpiade sebelumnya sebelum pensiun.

Sebelum Olimpiade ini, Julia Taubitz dikenal sebagai salah satu atlet luge paling konsisten di dunia.

Ia merupakan dua kali juara dunia, lima kali juara umum Piala Dunia, serta telah memenangkan lebih dari 30 seri Piala Dunia sepanjang kariernya.

Namun, medali emas Olimpiade menjadi satu-satunya pencapaian besar yang belum pernah ia raih — hingga akhirnya terwujud di Cortina.

Persaingan sebenarnya sempat berlangsung ketat hingga run ketiga, tetapi kesalahan besar dari pesaing terdekat membuat Taubitz unggul cukup jauh menjelang run terakhir.

Dengan keunggulan waktu yang aman, ia mampu menyelesaikan lintasan final dengan tenang untuk memastikan gelar juara.

Nomor luge ganda putra dan putri dijadwalkan berlangsung pada Rabu (11/2), melanjutkan rangkaian kompetisi cabang luge di Olimpiade Musim Dingin Milan–Cortina 2026.

Artikel Tag: Olimpiade Musim Dingin, Milano Cortina 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru