Kartu Pertarungan Freedom Fights 250 Soroti Krisis Bintang Besar di UFC
Dua pertarungan utama di UFC Freedom Fights 250 mempertemukan Ilia Topuria vs Justin Gaethje dan Alex Pereira vs Ciryl Gane. (Foto: Instagram)
CEO UFCDana White mengumumkan susunan pertarungan untuk Freedom Fights 250 yang akan digelar pada 14 Juni 2026 di halaman selatan Gedung Putih, Washington DC.
Setelah berbulan-bulan spekulasi mengenai kartu pertarungan bersejarah tersebut, promotor asal Amerika Serikat itu merilis enam duel yang akan tampil dalam acara tersebut.
Pertarungan utama Freedom Fights 250 akan mempertemukan juara kelas ringan Ilia Topuria melawan pemegang gelar interim Justin Gaethje.
Duel ini akan menentukan siapa yang berhak menyandang status juara dunia tak terbantahkan di divisi tersebut.
Sementara itu, laga pendamping utama akan menghadirkan duel kelas berat antara Alex Pereira dan Ciryl Gane untuk memperebutkan gelar interim.
Kedua petarung tersebut akan bertarung demi mendekatkan diri ke perebutan sabuk juara dunia kelas berat.
Secara keseluruhan, terdapat 12 petarung yang akan tampil dalam kartu bersejarah di ibu kota Amerika Serikat tersebut.
Namun, sejumlah nama besar seperti Jon Jones dan Conor McGregor tidak masuk dalam daftar pertandingan.
Sejumlah analis menilai kartu pertandingan tersebut cukup solid, meski tidak sepenuhnya memenuhi ekspektasi besar yang sebelumnya sempat dilontarkan oleh White.
Jeff Wagenheim menilai kartu ini belum bisa dibandingkan dengan beberapa event UFC terbesar sepanjang sejarah yang pernah menghadirkan hingga tiga perebutan gelar juara dalam satu malam.
Sementara itu, Brett Okamoto menilai kualitas pertandingan tetap kompetitif meski tidak menampilkan nama-nama paling populer.
Menurutnya, Topuria saat ini termasuk salah satu bintang terbesar UFC setelah meraih kemenangan KO atas Charles Oliveira tahun lalu yang membuatnya menjadi juara di dua kelas berbeda.
Di sisi lain, Andreas Hale menilai susunan laga tersebut tergolong baik namun tidak istimewa.
Ia menyebut tidak ada duel “superfight” yang sebelumnya sempat diharapkan penggemar, seperti kemungkinan pertarungan Islam Makhachev melawan Topuria atau Jon Jones menghadapi Alex Pereira.
Meski begitu, beberapa duel tetap dianggap memiliki dampak besar bagi masa depan UFC.
Pertarungan utama Freedom Fights 250 antara Topuria dan Gaethje dinilai paling menentukan, terutama bagi Topuria yang berpeluang memperluas basis penggemar jika mampu menang impresif di panggung sebesar Gedung Putih.
Sementara duel Pereira melawan Gane juga menjadi sorotan karena Pereira berpeluang mencatat sejarah dengan merebut gelar dunia ketiga di kelas berbeda setelah sebelumnya menjadi juara di kelas menengah dan kelas berat ringan.
Pengumuman kartu Freedom Fights 250 juga kembali memunculkan perdebatan mengenai kondisi UFC saat ini, terutama terkait minimnya bintang besar yang mampu menarik perhatian publik olahraga secara luas.
Meski demikian, organisasi tersebut tetap menunjukkan kekuatan bisnis yang stabil dengan jadwal lebih dari 40 event setiap tahun.
Artikel Tag: UFC, Dana White