Kanal

Kecelakaan Tragis yang Mengakhiri Impian Ferrari Kubica

Penulis: Juli Tampubolon
06 Feb 2026, 23:54 WIB

Kecelakaan Tragis yang Mengakhiri Impian Ferrari Kubica - sumber: (racingnews365)

Berita F1 – Hari ini, tepat 15 tahun yang lalu, pada 6 Februari 2011, karir Robert Kubica di Formula 1 mengalami titik balik tragis akibat kecelakaan rally yang mengubah arah perjalanan balapannya. Pembalap asal Polandia ini tengah berlaga dalam ajang rally Ronde di Andora ketika mobil Skoda Fabia yang dikendarainya tergelincir di tikungan kanan yang licin, menabrak pembatas jalan.

Benturan tersebut mendorong pembatas keluar hingga menabrak pembatas kedua, yang kemudian menembus kokpit dengan kecepatan tinggi. Kubica mengalami cedera parah, sementara co-drivernya tidak terluka. Tim penyelamat memerlukan waktu lebih dari satu jam untuk mengevakuasi Kubica dari reruntuhan. Kerusakan yang dialami sangatlah parah: amputasi sebagian lengan kanan, 42 patah tulang di sisi kanan tubuhnya, serta kehilangan darah yang masif.

Kubica tiba di rumah sakit hanya dengan satu setengah liter darah, sementara tubuh manusia umumnya memiliki enam hingga tujuh liter. Sisi kanan tubuhnya hancur total. Waktu kejadian ini membuatnya semakin menyedihkan. Hanya beberapa hari sebelumnya, Kubica mencatat waktu tercepat dalam tes pra-musim saat ia bersiap untuk musim baru bersama Renault.

Pada saat itu, belum banyak yang tahu bahwa menurut pengakuan Kubica, ia telah mencapai kesepakatan dengan Ferrari untuk membalap bersama tim tersebut pada 2012 mendampingi Fernando Alonso. Rally tersebut seharusnya menjadi ajang terakhirnya sebelum fokus penuh pada F1.

Kubica menjalani berbagai operasi dan akhirnya kembali ke F1 bersama Williams pada 2019, meskipun mobilitas terbatas di lengan kanannya menghambat comeback-nya. Ia berhasil meraih satu-satunya poin untuk tim musim itu, tetapi kalah dalam kualifikasi dari George Russell.

Namun, di kemudian hari, Kubica menemukan kesuksesan bersama Ferrari saat ia bergabung dengan pabrikan tersebut di Kejuaraan Ketahanan Dunia. Tahun lalu, Kubica meraih pencapaian penting dalam karirnya dengan kemenangan di ajang 24 Hours of Le Mans untuk pertama kalinya.

Artikel Tag: Ferrari, robert kubica

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru