Kecewa Cuma Jadi Cameo, Ardon Jashari: Selalu Pelatih yang Memutuskan
Ardon Jashari
Berita Liga Italia: Gelandang AC Milan, Ardon Jashari, mengaku kecewa dengan minimnya waktu bermain di Piala Dunia 2026. Di ajang tersebut, dia tampil selama 9 menit saja.
Bagi Ardon Jashari, musim ini memang penuh tantangan. Mantan Club Brugge tersebut langsung mengalami cedera patah tulang yang menghambat waktu adaptasi, dan bermainnya saat baru tiba di AC Milan.
Di paruh kedua, ia jarang dimainkan karena Max Allegri lebih memilih opsi lain. Posisinya sebagai gelandang tengah juga membuatnya bersaing dengan Luka Modric di level klub dan Granit Xhaka serta Remo Freuler di tim nasional.
"Saya kecewa, itu wajar. Kami pemain selalu berharap untuk bermain; itu adalah pekerjaan kami," ujar Jashari kepada Blick.
"Saya memberi tahu Murat Yakin bahwa saya akan tiba di kamp pelatihan dengan energi yang baik dan sikap yang benar, siap melayani tim dan membantu, tetapi pada akhirnya, selalu pelatih yang memutuskan siapa yang bermain."
Kebersamaan Jashari dengan AC Milan telah berlangsung cukup lama, dan ia diharapkan menjadi bagian dari proyek masa depan klub. Namun, minimnya menit bermain di level klub dan tim nasional menjadi perhatian.
Musim lalu, ia hanya mencatatkan 35 penampilan di semua kompetisi dengan total 1.264 menit, jauh dari kata ideal untuk pemain seusianya.
Situasi ini menjadi bahan evaluasi bagi Milan di bawah pelatih anyar Ruben Amorim. Dengan datangnya pelatih baru, Jashari berharap mendapatkan kesempatan lebih banyak untuk menunjukkan kemampuannya.
Artikel Tag: AC Milan, Piala Dunia, Ardon Jashari