Kekalahan Dari Bodo/Glimt Bisa Bikin Inter Milan Kehilangan 60 Juta Euro
Inter Milan
Berita Liga Italia: Kekalahan 3-1 Inter Milan dari Bodo/Glimt pada leg pertama babak play-off Liga Champions menempatkan klub dalam situasi sulit secara finansial di masa depan.
Inter Milan terancam kehilangan potensi pendapatan sebesar 60 Juta Euro jika gagal melaju ke babak 16 besar. Hal ini tentu sangat kontras dengan pencapaian finansial musim lalu.
Pada kampanye Liga Champions musim 2024-2025, klub asal kota Milan tersebut berhasil meraup pendapatan lebih dari 185 Juta Euro. Suntikan dana besar itu sangat membantu menyeimbangkan neraca.
Keuntungan tersebut bahkan membuat La Beneamata mencatatkan laba sebesar 35,4 Juta Euro. Hasil positif itu sekaligus mengakhiri tren kerugian finansial yang dialami klub selama bertahun-tahun sebelumnya.
Namun, kegagalan di leg kedua melawan wakil Norwegia nanti bisa merusak rencana investasi musim panas. Oaktree sebagai pemilik klub sebenarnya telah menyiapkan dana untuk belanja pemain baru.
Rencana belanja tersebut mencakup perekrutan penjaga gawang baru, setidaknya satu bek tengah, pemain sayap, hingga gelandang. Namun, semua target itu kini terancam gagal direalisasikan secara maksimal.
Tanpa pendapatan penuh dari kompetisi kasta tertinggi Eropa, manajemen terpaksa harus melakukan penghematan. Ambisi untuk memperkuat skuad di bawah asuhan pelatih Cristian Chivu harus segera ditinjau kembali.
Lebih mengkhawatirkan lagi, manajemen mungkin terpaksa menjual pemain kunci demi menyeimbangkan buku kas. Kondisi ini mengingatkan pada era penjualan Achraf Hakimi dan Romelu Lukaku saat pandemi Covid-19.
Artikel Tag: Inter Milan, Serie A, Bodo/Glimt