Kekuatan Mental Bantu Joao Fonseca Jegal Stefanos Tsitsipas Di Montreal
Joao Fonseca [image: Canadian Open]
Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Brazil, Joao Fonseca kembali beraksi dengan penuh gaya saat turun di turnamen Masters 1000, Canadian Open, Montreal musim 2026.
Pantang menyerah, petenis unggulan ke-22 mengaramkan petenis berkebangsaan Yunani, Stefanos Tsitsipas dengan 7-6, 7-5 di babak kedua Canadian Open.
Berkompetisi untuk kali pertama sejak kalah dari Roman Safiullin di babak ketiga Wimbledon bulan lalu, petenis berkebangsaan Brazil tampak mendapatkan akhir yang lebih mulus sebelum kehilangan servisnya ketika berusaha menutup pertandingan pada kedudukan 5-4 di set kedua melawan mantan petenis peringkat 3 dunia, Tsitsipas.
Namun petenis berusia 19 tahun memenangkan delapan dari sembilan poin berikutnya demi menyegel kemenangan dan menjadi petenis berkebangsaan Brazil pertama yang lolos ke babak ketiga Canadian Open sejak mantan petenis peringkat 1 dunia, Gustavo Kuerten.
“Saya pikir Joao dari musim lalu akan kehilangan akal pikirannya,” ungkap Fonseca. “Saya menjadi Joao yang lebih dewasa saat ini. Sudah beberapa pekan tanpa bermain, jadi, saya tahu, melakukan servis untuk memenangkan pertandingan, saya akan merasa sedikit lebih tegang. Saya merasa prima, memainkan beberapa pengembalian yang impresif, lalu memberikan tekanan terhadapnya. Saya pikir saya membutuhkan peluang break itu pada kedudukan 5-5.”
Setelah Fonseca juga mengalahkan Tsitsipas di Davis Cup musim lalu, ia kini unggul dengan 2-0 dalam head to head mereka. Lolos ke babak ketiga di Montreal, ia selanjutnya akan menantang petenis unggulan kesembilan, Casper Ruud yang ia kalahkan di pertemuan pertama mereka yang berlangsung di French Open musim ini.
Setelah kalah dari Tristan Schoolkate di laga pembuka Canadian Open usim 2025, petenis berkebangsaan Brazil bertekad untuk memetik kemenangan saat mengawali turnamen Masters 1000 tersebut. Kini, ia mencatatkan 17-12 pada musim 2026, termasuk lolos ke perempatfinal French Open ketika ia secara mengejutkan mampu menaklukkan mantan petenis peringkat 1 dunia, Novak Djokovic.
“Musim ini, saya telah bertanding melawan nama-nama besar. Saya telah bertanding melawan Jannik Sinner, Carlos Alcaraz, Alexander Zverev, Ben Shelton dan Novak, jadi, saya telah mendapatkan banyak pengalaman,” tutur Fonseca.
“Hal itu banyak membantu saya untuk mengetahui seberapa kuat kekuatan mental saya sebagai salah satu senjata terbesar saya. Hal itu bisa membuat saya sepercaya diri ini. Pengalaman-pengalaman yang saya dapatkan dalam dua musim terakhir telah benar-benar penting bagi perkembangan saya.”
Sementara petenis berkebangsaan Norwegia, Ruud tidak menghadapi banyak drama ketika memetik kemenangan meyakinkan 6-1, 6-2 atas petenis berkebangsaan Argentina, Juan Manuel Cerundolo.
Di aksi lain, petenis unggulan kelima, Ben Shelton mengawali usaha mempertahankan gelar Canadian Open dengan memetik kemenangan 6-3, 7-5 atas rekan senegaranya, Jenson Brooksby. Di babak ketiga, petenis AS akan bertemu petenis berkebangsaan Belgia, Zizou Bergs yang mengalahkan petenis berkebangsaan Argentina, Sebastian Baez dengan 3-6, 6-3, 6-2.
Artikel Tag: canadian open, Stefanos Tsitsipas, Ben Shelton, Joao Fonseca