Kenneth Jonassen Andalkan Salim Samion Perkuat Timnas Junior
Kenneth Jonassen-Leong Jun Hao/[Foto:NST]
Direktur pelatihan tunggal putra nasional Kenneth Jonassen yakin penunjukan Salim Samion dapat memperkuat struktur junior nasional dan membantu mengembangkan generasi pemain berikutnya.
Salim Samion, yang secara resmi memulai tugasnya pada Jumat lalu, telah dipercayakan untuk melatih tim tunggal putri junior nasional, bekerja sama dengan Aaron Lee Inbaraj dan Sylvia Kavita Kumares.
Kenneth Jonassen berharap Salim dapat membawa pengalaman yang ia peroleh selama lima tahun di Thailand, di mana ia melatih beberapa pemain top termasuk Supanida Katethong, ke dalam tim nasional.
“Kehadirannya di sini penting karena pengalaman yang dibawanya. Dia telah menjadi bagian dari berbagai sistem, bekerja dengan berbagai budaya, dan juga mengembangkan pemain di lingkungan yang sukses,” kata Jonassen.
“Saya senang dia bisa membawa apa yang telah dipelajarinya ke dalam sistem kami. Tentu saja, kami sudah memiliki struktur di sini, tetapi kami akan terus mendiskusikan prosesnya ke depan.”
“Saya sangat optimis tentang hal ini dan sangat senang dia menjadi bagian dari tim.”
Setelah pensiun pada tahun 2002, Salim beralih ke dunia kepelatihan dan menghabiskan 20 tahun berikutnya bekerja di luar negeri sebelum kembali ke Malaysia.
Pria berusia 44 tahun itu juga pernah melatih di beberapa negara Eropa, termasuk Finlandia, Ukraina, dan Denmark.
Pada saat yang sama, Kenneth Jonassen menekankan bahwa penunjukan Salim tidak semata-mata bertujuan untuk mempersiapkan tim menghadapi Kejuaraan Dunia Junior di Mesir pada bulan Oktober mendatang.
Sebaliknya, ia ingin mantan murid dari legenda Datuk Misbun Sidek itu fokus pada penguatan fondasi para pemain agar mereka dapat terus berkembang dengan lancar ke jajaran senior.
“Ini bukan khusus untuk satu turnamen. Ini lebih tentang memperkuat fondasi kami dan mengikuti rencana jalur yang kami miliki untuk para pemain saat mereka menjalani proses TID (identifikasi bakat),” kata Jonassen.
Artikel Tag: bam, Misbun Sidek, Kejuaraan Dunia Junior, Kenneth Jonassen, Salim Samion