Kanal

Keras Kepala, Ruben Amorim Tak Akan Ubah Taktik di MU

Penulis: Demos Why
30 Agu 2025, 14:59 WIB

Ruben Amorim. (Foto: Marc Atkins/Getty Images)

Berita Sepak Bola: Ruben Amorim kembali menegaskan bahwa ia tidak akan mengubah formasi 3-4-3 yang ia gunakan sejak menangani Manchester United meski dinilai kurang berhasil.

Ruben Amorim tengah menghadapi periode tersulitnya sejak bergabung dengan Manchester United. Setelah gagal meraih kemenangan dalam dua laga awal Liga Primer musim ini, United kemudian menelan salah satu hasil paling memalukan dalam sejarah klub: tersingkir dari Carabao Cup oleh Grimsby Town, tim divisi empat. Meski begitu, Amorim tetap kukuh dengan filosofi taktik yang sama, sistem yang selalu ia gunakan sepanjang karier kepelatihannya.

Antonio Conte sejauh ini menjadi satu-satunya manajer yang berhasil menjuarai Liga Primer dengan formasi 3-4-3. Oliver Glasner sempat menemukan kesuksesan dengan skema tersebut di Crystal Palace, begitu juga Vitor Pereira bersama Wolves musim lalu. Namun, pelatih dengan pendekatan ini masih jarang, dan Amorim menjadi salah satunya. Rekornya di liga hanya tujuh kemenangan dari 29 pertandingan, dan kekalahan dari Grimsby memperlihatkan keterbatasan sistem itu bahkan saat menghadapi lawan dari divisi lebih rendah. Kendati demikian, Ruben Amorim menegaskan bahwa sejak proses wawancara untuk menjadi manajer United tahun lalu, ia sudah menyampaikan kepada petinggi klub bahwa ia bisa menerapkan sistem ini—dan hingga kini ia tetap yakin dengan pilihannya.

“Mereka bertanya kepada saya, sebelum saya tiba, apakah saya bisa memainkan sistem ini. Jawaban saya selalu sama: saya akan tetap menggunakan sistem saya, apa pun yang terjadi,” kata Amorim seperti dikutip Goal.

“Kalau itu bisa diterima, bagus. Suatu saat nanti saya mungkin akan berubah. Bisa saja suatu pagi saya menyadari bahwa, demi ide sepak bola saya, lebih baik segera beradaptasi. Intinya, saya hanya ingin menang. Tapi jika saya mengubah sistem hanya karena sesuatu tidak berjalan baik, sementara saya sendiri tidak percaya pada perubahan itu, para pemain pasti menyadarinya. Mereka akan berpikir: orang ini bilang satu hal, tapi tidak benar-benar meyakininya. Jadi, ini bukan soal sistem. Apakah kami kalah dari Grimsby karena sistem? Di babak pertama, bahkan saya sendiri tidak tahu apa sistem yang berjalan. Jadi jelas, masalahnya bukan sistem.”

Ruben Amorim mengakui bahwa sepanjang kariernya sebagai pemain, baik di level klub maupun internasional, ia tidak pernah menggunakan formasi 3-4-3. Namun, menurutnya, formasi tersebut bukanlah sesuatu yang kaku, melainkan fleksibel dan dapat disesuaikan dengan berbagai situasi pertandingan.

“Saya bermain dengan formasi 4-4-2 dan 4-3-3 sepanjang karier saya. Satu-satunya sistem yang sama sekali tidak pernah saya gunakan adalah 3-4-3. Jadi, saya cukup memahami berbagai sistem permainan. Namun, saya hanya memiliki satu prinsip: kita harus benar-benar menguasai cara bermain ini terlebih dahulu, baru kemudian bisa beradaptasi."

"Beberapa pelatih mungkin punya pola pikir, ‘saya akan menerapkan sistem ini, lalu nanti saya ubah lagi’. Bagi saya berbeda—kita memiliki satu sistem yang bisa beradaptasi dengan berbagai situasi. Dan ketika semua pemain sudah bisa menjalankannya dengan mudah, seakan-akan dengan mata tertutup, barulah saya akan mulai melakukan banyak perubahan.”

Artikel Tag: Ruben Amorim, Manchester United

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru