Kevin Schwantz Kecewa Jorge Martin Tampil Ceroboh Tak Seperti Juara Dunia
Kevin Schwantz sayangkan Jorge Martin blunder saat lawan Marc Marquez dan akhirnya terjatuh di Sprint Race MotoGP Australia 2026
Berita MotoGP - Kevin Schwantz menilai Jorge Martin seharusnya lebih sabar saat berduel dengan Marc Marquez dalam Sprint MotoGP Australia 2026 di Phillip Island. Legenda MotoGP itu menilai Martin terlalu memaksakan serangan hingga kehilangan kendali dan terjatuh, yang membuat perjuangannya dalam persaingan gelar juara dunia semakin sulit.
Jorge Martin terlibat duel sengit dengan Marquez pada Sprint di Phillip Island. Pembalap Aprilia tersebut berhasil menyalip Marquez pada percobaan kedua di lap ketiga, tetapi melebar saat memasuki lap kelima sehingga posisinya kembali direbut rivalnya.
Martin kembali mencoba menyalip pada lap keenam dan kedelapan. Namun, upayanya belum membuahkan hasil. Ia kemudian kehilangan kendali bagian depan motornya di tikungan Hayshed dan meluncur ke area kerikil.
Kecelakaan itu mengakhiri akhir pekannya di Australia. Martin mengalami patah tulang radius distal tanpa pergeseran di dekat pergelangan tangan. Kondisi tersebut membuat keikutsertaannya dalam seri berikutnya di Malaysia menjadi tanda tanya.
Juara dunia 500cc 1993, Kevin Schwantz, menilai Martin seharusnya tidak terburu-buru menghadapi Marquez. Dalam siaran MotoGP saat balapan tertunda akibat cuaca buruk, Schwantz mengatakan bahwa ia akan memilih mengikuti lawannya terlebih dahulu sebelum mencari kesempatan untuk menyerang.
“Kami melihat Martin melakukan segala cara untuk tetap berada di depan Marc Marquez. Mungkin, sebagai pembalap, saya akan bertahan di belakangnya dan mengikutinya sedikit lebih lama,” ujar Schwantz.
Menurut Schwantz, Martin bisa memanfaatkan kesalahan kecil Marquez untuk merebut posisi tanpa harus terus memaksakan manuver. Ia juga menilai pembalap berpengalaman semestinya mampu mengatur waktu serangan, menjaga kondisi ban, dan mempertimbangkan risiko sepanjang balapan.
“Saya melihat Martin melakukan beberapa kesalahan, mungkin mencoba hal-hal yang biasanya dilakukan ketika baru pertama kali berada di depan. Padahal, jika sudah punya pengalaman balapan dan berstatus juara dunia, seharusnya dia tahu apa yang perlu dilakukan dalam situasi seperti itu,” kata Schwantz.
Jorge Martin sendiri belum dipastikan absen pada MotoGP Malaysia. Namun, bos Aprilia, Massimo Rivola, memperkirakan pembalapnya belum siap tampil di Sepang.
Sementara itu, Marquez masih memimpin klasemen dengan keunggulan 10 poin atas Martin. Dengan kondisi fisik Martin yang belum pasti, persaingan gelar juara dunia berpotensi semakin menguntungkan pembalap Ducati tersebut.
Artikel Tag: Marc Marquez, Kevin Schwantz, MotoGP Australia, Jorge Martin