Kanal

Kontrak Dua Tahun Luca Marini di Tech3 Dinilai Terlalu Berisiko

Penulis: Abdi Ardiansyah
29 Agu 2026, 05:15 WIB

Luca Marini

Berita MotoGP - Luca Marini akan meninggalkan Honda dan bergabung dengan Tech3 mulai MotoGP 2027. Namun durasi kontrak dua tahun yang diberikan kepada pembalap Italia itu dinilai terlalu lama, terutama di tengah kabar kedatangan Senna Agius.

Tech3 akhirnya mengumumkan Luca Marini sebagai pembalap pertama mereka untuk MotoGP 2027. Marini akan meninggalkan Honda setelah kontraknya bersama tim pabrikan asal Jepang tersebut tidak diperpanjang.

Kepindahan ini cukup menarik karena Marini dikabarkan mendapatkan kontrak berdurasi dua tahun langsung dari Tech3. Keputusan tersebut membuat Neil Hodgson mempertanyakan strategi tim yang kini dipimpin Guenther Steiner itu.

Mantan juara dunia Superbike 2003 tersebut menilai Tech3 sebenarnya berada dalam posisi yang lebih kuat untuk menawarkan kontrak satu tahun kepada Marini.

Pasalnya, Tech3 masih dikaitkan dengan pembalap muda Senna Agius yang berpeluang naik ke MotoGP pada 2027. Jika Agius langsung tampil lebih cepat daripada Marini, Hodgson menilai Tech3 bisa berada dalam situasi sulit karena sudah terikat kontrak dengan pembalap Italia tersebut hingga 2028.

"Saya bisa melihat alasan untuk merekrutnya, tetapi saya juga bisa melihat sisi sebaliknya. Pertanyaan saya adalah, bagaimana jika musim depan dimulai dan Senna Agius langsung lebih cepat darinya, sementara Marini terikat kontrak dua tahun?" ujar Hodgson dalam podcast Gas It Out.

Menurut Hodgson, Tech3 seharusnya memanfaatkan posisi tawar mereka dengan memberikan kontrak satu tahun kepada Marini. Dengan begitu, performa Marini pada 2027 bisa dijadikan tolok ukur sebelum menentukan langkah berikutnya.

"Saya tidak mengerti mengapa mereka memberinya kontrak dua tahun. Dalam situasi ini, Luca Marini tidak punya banyak pilihan. Bahkan, dia hanya punya satu pilihan, yaitu berharap Tech3 KTM mau merekrutnya," lanjut Hodgson.

"Mereka sudah melakukannya. Namun, tim dan pabrikan sebenarnya memegang kendali. Berikan dia kontrak satu tahun, lihat bagaimana performanya, lalu jadikan dia tolok ukur untuk pembalap rookie."

"Setelah itu, Anda berada dalam posisi yang sangat kuat karena sebagian besar pembalap akan memiliki kontrak dua tahun mulai musim depan. Anda bisa mencoba merekrut talenta muda berikutnya lebih awal. Kalau dipikir-pikir, kontrak dua tahun itu tidak masuk akal," tegasnya.

Meski demikian, keputusan Tech3 merekrut Marini bukan tanpa alasan. Pembalap berusia 29 tahun itu dikenal memiliki kemampuan memberikan masukan teknis yang detail dan berperan penting dalam pengembangan motor Honda.

Pengalaman tersebut bisa menjadi aset berharga bagi KTM dan Tech3 saat MotoGP memasuki era regulasi mesin 850cc pada 2027.

Artikel Tag: Luca Marini, ktm, Tech3

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru