Kanal

Lamine Yamal Rajai Penjualan Jersey Barcelona Sepanjang Musim 2025/26

Penulis: Demos Why
15 Jun 2026, 06:51 WIB

Lamine Yamal (Foto: Alex Caparros/Getty Images)

Berita Sepak Bola: Lamine Yamal menjadi pemain Barcelona dengan penjualan jersey terbanyak di sepanjang musim 2025/26 mengungguli sejumlah pemain top lainnya.

Perjalanan karier bintang Barcelona, ​​Lamine Yamal, menuju puncak ketenaran tidak lagi terbatas pada lapangan. Remaja Spanyol ini telah menikmati peningkatan karier yang pesat sejak menembus tim utama Barca pada usia 16 tahun dan penampilannya di lapangan pasti akan membawa keuntungan di luar lapangan.

Menurut angka yang dibagikan oleh pakar perlengkapan Memorabilia1899 di X, Yamal menyelesaikan musim 2025/26 sebagai nama pemain dengan penjualan jersey terlaris di semua kategori perlengkapan klub, yang semakin menegaskan statusnya sebagai wajah proyek Blaugrana saat ini.

Lamine Yamal menduduki puncak peringkat penjualan jersey Barcelona, ​​mengungguli beberapa bintang mapan lainnya, di ana Robert Lewandowski, Pedri, Raphinha, dan Gavi melengkapi posisi lima besar. Angka-angka ini menggarisbawahi fakta yang sangat mendasar. Pemain Spanyol ini bukan hanya daya tarik olahraga terbesar Barcelona, ​​tetapi juga salah satu aset komersial global klub yang paling kuat.

Di usianya yang baru 18 tahun, Lamine telah menjadi pemain yang paling erat kaitannya dengan masa kini dan masa depan Barcelona. Penampilannya telah mengangkatnya ke jajaran elite sepak bola dunia, sementara popularitasnya terus tumbuh di kalangan pendukung dari segala usia.

Ada penggemar di seluruh dunia yang menonton pertandingan hanya untuk melihat pemain nomor 10 Barca bermain. Bagi para Cules, dia telah menjadi kebanggaan mereka. Kombinasi antara bakat luar biasa, akar La Masia dan gaya bermain yang menarik telah membuatnya menjadi pemain yang mudah diidentifikasi oleh para penggemar.

Klub ini selalu mengandalkan sosok-sosok ikonik hasil didikan lokal untuk mendorong kesuksesan olahraga dan daya tarik global. Mulai dari Lionel Messi hingga Andres Iniesta, beberapa kisah sukses komersial terbesar Barcelona berasal dari La Masia, dan Yamal mengikuti jejak yang sama.

Meskipun Lamine Yamal nyaman berada di puncak, sisa peringkat juga menawarkan gambaran menarik tentang hierarki Barcelona saat ini. Kehadiran Lewandowski di posisi kedua menyoroti popularitasnya yang abadi, meskipun ia kini telah meninggalkan klub setelah kontraknya berakhir.

Posisi Pedri menegaskan pentingnya dirinya sebagai salah satu pemain yang paling dikagumi di tim, dan hubungannya dengan klub menjadi lebih indah mengingat ia tidak berasal dari La Masia. Finis di posisi keempat yang diraih Raphinha terjadi setelah musim yang berpengaruh lainnya, di mana pemain Brasil ini terus memantapkan dirinya sebagai salah satu pemimpin dalam skuad Hansi Flick.

Sementara itu, masuknya Gavi melengkapi daftar yang didominasi oleh pemain yang berasal dari La Masia atau telah memiliki hubungan yang erat dengan identitas klub. Bagi Barcelona, ​​angka-angka ini bukan hanya tentang penjualan merchandise.

Ya, pendapatan memang penting, tetapi ini juga memberikan indikasi pemain generasi baru mana yang paling terhubung dengan para penggemar. Kasus seperti Lamine Yamal memang sudah bisa diduga, tetapi ambil contoh Gavi. Fakta bahwa dia hampir tidak bermain selama dua musim karena cedera tidak menghentikan para penggemar untuk membeli jersey dengan namanya.

Musim depan bisa jadi akan terjadi perubahan. Dengan kepergian Lewandowski, itu berarti salah satu nama besar yang laris di pasaran tidak akan lagi tampil. Namun, jika Barca terus mendatangkan pemain seperti Anthony Gordon di bursa transfer, salah satu nama baru tersebut bisa masuk dalam daftar pemain di musim 2026/27.

Artikel Tag: Barcelona, Lamine Yamal

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru