Kanal

LeBron James Kunjungi Cleveland, Donovan Mitchell Terinspirasi

Penulis: Damar Yuliarti
29 Jan 2026, 14:18 WIB

LeBron James Kunjungi Cleveland, Donovan Mitchell Terinspirasi - sumber: (mainbasket)

Berita Basket NBA – Saat LeBron James berkunjung ke Ohio, kenangan manis perjalanan Cleveland Cavaliers meraih gelar juara tahun 2016 kembali terbayang. Gelar yang diraih sepuluh tahun lalu itu memang membawa kebanggaan tersendiri bagi para penggemar. Namun, bagi bintang Cavaliers saat ini, Donovan Mitchell, kenangan tersebut bukan hanya sekadar nostalgia, melainkan juga sumber semangat untuk mengembalikan kejayaan Cavs.

LeBron yang rutin kembali ke Ohio setiap tahunnya, meski belum pensiun, selalu membawa atmosfer tahun 2016 kembali hidup. Sayangnya, kondisi saat ini justru menyoroti tantangan yang dihadapi tim. Untuk bisa mengulangi performa gemilang itu, Cavs harus melampaui capaian musim 2025, sebuah proses yang masih berjalan di tengah kendala cedera dan musim yang penuh dinamika.

"Saya sangat berharap kita bisa melupakan tahun lalu," ujar Mitchell. "Ini akan berbeda. Cara kami menjalaninya pun berbeda."

Saat ini, dengan catatan 29-20, Cavs sulit mengulang 64 kemenangan musim lalu. Posisi unggulan teratas di Wilayah Timur pun terasa mustahil. Mereka kini berada di peringkat kelima, dengan kemungkinan naik atau turun peringkat bergantung pada performa dan hasil pertandingan selanjutnya. Hingga saat ini, kekalahan mereka sudah lebih banyak dibandingkan musim 2024-2025.

Namun, bukan berarti tahun ini tidak bisa lebih baik daripada musim lalu, ketika Cavs terhenti di Semifinal Wilayah Timur. Jika bisa lolos ke playoff 2026, dan mendapatkan lawan yang menguntungkan, Cavs yang dipimpin Mitchell dengan rekam jejak playoff-nya yang solid, bisa saja membuat kejutan.

Wilayah Timur saat ini tidak sepadat Wilayah Barat dalam hal tim elit, terutama dengan asumsi Jayson Tatum belum kembali dari cedera untuk memperkuat Celtics. Persaingan di konferensi ini tetap ketat, seperti musim lalu ketika Cavs tereliminasi dan Pacers melaju ke Final NBA.

Di era pasca-LeBron, Cavs sempat terseok-seok ketika ia pindah ke Lakers pada 2018. Dalam tiga musim pertama tanpa James, Cavs hanya mencatat 60 kemenangan, tanpa pernah lolos ke playoff, dan berganti empat pelatih. Namun, situasi ini memungkinkan perekrutan pemain muda seperti Darius Garland dan Evan Mobley.

Setelah 49 pertandingan musim 2025-2026, Mitchell dan Mobley menjadi pilar utama dengan setidaknya 40 kali bermain. Pelatih Atkinson terus mengatur rotasi dan memaksimalkan peran pemain pendukung, membuat performa Cavs melebihi ekspektasi.

Ketersediaan Garland menjadi kendala besar, dengan cedera jari kaki kanan yang mengganggunya sepanjang musim. "Dia mengalami beberapa cedera aneh," kata Mitchell. Meski beberapa pemain absen, pengganti mereka mampu tampil mengesankan.

Jika Cavs bisa konsisten setelah pemain yang cedera pulih, musim ini bisa jadi kesempatan terbaik mereka melangkah jauh di playoff, sejak era James yang kerap membawa tim ini ke Final NBA.

Mitchell optimis, "Kami telah bekerja keras secara kolektif. Tahun yang berbeda, musim yang berbeda. Inilah jati diri kami. Kami akan menemukan cara untuk menang dan ini akan membantu kami."

Perjalanan ajaib tahun 2016 tetap menjadi kenangan manis. Saat itu, Cavs menghadapi Warriors yang meraih 73 kemenangan, tertinggal 3-1, kemudian bangkit dengan tembakan penentu Kyrie Irving di Game 7 dan kehebatan James yang legendaris. Kini, Cavs memiliki Mitchell, dan meski tak seajaib 2016, mereka tetap berupaya menuju arah yang benar. (*)

Foto: gazettextra.com

Artikel Tag: Cleveland Cavaliers, Donovan Mitchell, LeBron james

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru