Kanal

Leif Davis Merasa Jauh Lebih Siap Hadapi Tantangan di Premier League

Penulis: Fery Andriyansyah
23 Sep 2026, 02:00 WIB

Leif Davis temukan kepercayaan diri dan siap jadi pemimpin di Ipswich Town. (Foto: Ben Roberts Photo/Getty Images)

Berita Liga Inggris: Bek kiri Ipswich Town, Leif Davis, meyakini bahwa dirinya telah kembali ke Premier League sebagai pemain yang jauh lebih matang dibandingkan saat timnya terdegradasi dua musim lalu. Pemain berusia 26 tahun tersebut selalu menjadi starter dalam lima laga awal musim ini di bawah arahan manajer anyar, Gary O’Neil.

Davis tampil mengesankan di awal musim keduanya sebagai pilar utama di kasta teratas liga Inggris. Ia menjadi salah satu dari dua pemain Ipswich Town yang telah mencetak dua gol pada ajang Premier League musim ini lewat skema pergerakan akhir dari lini belakang, sembari terus membenahi kualitas pertahanannya di lapangan.

Memasuki musim kelimanya di Portman Road, Leif Davis mengaku mempersiapkan fisik dan mentalnya secara maksimal demi memberikan kontribusi terbaik sekaligus mengambil peran sebagai sosok pemimpin di dalam ruang ganti tim.

"Saya bekerja keras di jeda musim untuk bersiap menghadapi musim ini. Terakhir kali, secara pribadi saya merasa tidak memberikan segalanya. Saya kurang percaya diri, tidak merasa yakin, dan tidak percaya pada diri sendiri," ujar Davis mengenai masa lalunya di kasta tertinggi.

Davis menambahkan bahwa pengalaman berharga yang didapatkannya membuat ia memahami betul tingginya standar permainan yang dibutuhkan untuk bersaing di Premier League.

"Sekarang saya merasa siap untuk terus berkembang dan menjadi salah satu pemimpin tim karena saya menjadi salah satu pemain paling lama di sini. Bukan hanya Dara [O'Shea] yang harus berbicara, tetapi semua orang di lapangan," tegasnya.

Pemain bertahan tersebut juga menyoroti pentingnya menjaga fokus penuh selama 90 menit saat berhadapan dengan barisan pemain bertalenta kelas dunia.

"Pertama kali di sini, saya tidak menyadari betapa Anda harus selalu fokus dalam setiap momen pertandingan, baik saat bertahan maupun menyerang. Anda berhadapan dengan winger, penyerang, dan gelandang terbaik di dunia," lanjut Davis.

Ia mencontohkan bagaimana kesalahan kecil di Premier League bisa berakibat fatal bagi tim saat menghadapi lawan berkualitas tinggi.

"Anda melihat Bruno [Fernandes], dia mencetak assist dan tiga gol melawan kami. Itu menunjukkan jika Anda memberi pemain ruang dan waktu menguasai bola, mereka akan menghukum Anda. Tahun ini saya pribadi mengambil pelajaran itu. Anda tidak boleh hilang fokus sedetik pun," pungkas Davis menegaskan komitmennya.

Artikel Tag: Premier League, ipswich town, leif davis

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru