Lerrone Richards Ajukan Banding WBA Usai Kalah Kontroversial dari Ramirez
Lerrone Richards (kanan) harus menerima hasil split decision setelah bertarung selama 12 ronde melawan Ramirez di Montreal Casino, Montreal, Kanada. (Foto: Fight TV)
Petinju Inggris Lerrone Richards bersiap mengajukan banding resmi kepada World Boxing Association (WBA) setelah mengalami kekalahan kontroversial dari Albert Ramirez.
Richards, 33 tahun, harus menerima hasil split decision setelah bertarung selama 12 ronde melawan Ramirez di Montreal Casino, Montreal, Kanada, pekan lalu dalam perebutan gelar interim kelas berat ringan WBA.
Meski banyak pihak menilai petinju asal London tersebut tampil dominan sepanjang pertarungan, dua dari tiga juri justru memberikan kemenangan kepada Ramirez.
Juri Nicolas Esnault mencatat kemenangan Richards dengan skor 116-112. Namun, Rodolfo Aguilar dan Ricardo Duncan masing-masing memberikan skor 115-113 untuk Ramirez.
Keputusan tersebut langsung menuai kritik dan disebut oleh sejumlah pengamat sebagai salah satu keputusan paling kontroversial tahun ini.
Menurut laporan The Ring, Richards dan tim manajemennya kini tengah mempersiapkan langkah hukum dengan mengajukan banding kepada WBA terkait hasil pertandingan tersebut.
Setelah kembali ke Inggris pada Jumat malam, Richards menggelar pertemuan dengan tim manajemennya dari S-Jam di London pada Senin pagi untuk menentukan langkah selanjutnya. Banding tersebut disebut akan diajukan dalam waktu 48 jam ke depan.
Lerrone Richards mengaku masih sulit menerima hasil yang diumumkan para juri. Ia merasa telah memenangkan pertarungan dengan selisih yang cukup jelas.
“Beberapa hari terakhir terasa seperti kabur. Setiap pagi saya bangun dan bertanya-tanya apakah ini benar-benar terjadi. Ini adalah perampokan kemenangan, sesederhana itu,” kata Richards.
“Saya membutuhkan keadilan karena dia tidak memenangkan pertarungan itu. Saya sudah menonton ulang pertandingannya dan bahkan jika saya menilai diri sendiri dengan keras, saya tetap menang 10-2 dalam ronde, atau paling buruk 9-3. Itu sudah lebih dari cukup untuk memenangkan laga.”
Lerrone Richards juga berharap hasil pertandingan dapat dibatalkan atau setidaknya diubah menjadi no contest. Menurutnya, opsi terbaik adalah menggelar pertandingan ulang secepat mungkin untuk memperebutkan sabuk interim tersebut.
Pertarungan melawan Ramirez sebenarnya sempat dijadwalkan berlangsung pada 5 Februari. Namun duel ditunda sehari sebelum pelaksanaan setelah petinju Venezuela itu didiagnosis menderita radang usus buntu akut.
Setelah pulih, Ramirez akhirnya menghadapi Richards pada 4 Juni. Richards bahkan sempat merayakan kemenangan begitu laga berakhir karena merasa telah mengendalikan jalannya pertarungan.
Laporan yang beredar juga menyebut Ramirez sempat meminta maaf kepada pelatih Richards, Dave Coldwell, setelah hasil diumumkan dan mengakui bahwa petinju Inggris itu layak mendapatkan kemenangan.
Meski kalah secara resmi, Lerrone Richards tetap masuk peringkat kelas berat ringan versi The Ring di posisi kedelapan. Sementara Ramirez yang sebelumnya berada di peringkat ketiga justru turun ke posisi kesembilan.