Liam Rosenior Tak Puas Meski Chelsea Menang 3-1 atas Crystal Palace
Pelatih Chelsea, Liam Rosenior. (Foto: Julian Finney/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Pelatih kepala Chelsea, Liam Rosenior, secara terbuka mengakui dirinya “tidak senang” dengan penampilan timnya pada sepuluh menit terakhir laga, meskipun The Blues berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Crystal Palace di Selhurst Park, Ahad (25/1).
Kemenangan tersebut menjadi yang keempat dari lima pertandingan Chelsea di bawah asuhan Liam Rosenior. Pada laga itu, Crystal Palace harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Adam Wharton menerima kartu kuning kedua di menit-menit akhir pertandingan.
The Blues tampil dominan sepanjang laga dan mencetak tiga gol melalui Estêvão, João Pedro, serta Enzo Fernández. Namun, konsentrasi lini belakang sedikit mengendur di penghujung laga, yang dimanfaatkan Palace untuk mencetak gol hiburan lewat Chris Richards pada menit ke-88.
Meski mengapresiasi performa tim secara keseluruhan, Rosenior menyoroti bagaimana Chelsea menutup pertandingan. Ia menilai masih ada detail penting yang harus segera dibenahi, terutama dalam situasi bola mati.
“Masih ada hal-hal yang benar-benar perlu kami perbaiki dengan cepat,” ujar Rosenior. “Menurut saya ada pelanggaran sebelum gol yang kami kebobolan, tetapi itu kembali menjadi gol dari situasi set-piece.”
Pelatih berusia 41 tahun itu juga menegaskan bahwa dirinya tidak puas dengan cara tim mengelola keunggulan di menit-menit akhir, terlebih saat menghadapi lawan yang sudah kehilangan satu pemain.
“Saya tidak senang dengan 10 menit terakhir kami. Saya merasa kami seharusnya bisa mendominasi permainan lebih jauh pada momen tersebut,” tegasnya.
Rosenior menambahkan bahwa fokusnya tidak tertuju pada perasaan pribadi atau rasa lega setelah kemenangan, melainkan pada pekerjaan yang masih harus diselesaikan dalam waktu dekat.
“Saya tidak memikirkan soal rasa lega atau bagaimana perasaan saya. Saya hanya fokus pada pekerjaan. Itu sangat penting,” katanya. “Kami masih punya satu laga besar lagi pada hari Rabu melawan Napoli.”
Pernyataan tersebut menegaskan standar tinggi yang ingin diterapkan Rosenior di Chelsea. Meski hasil positif terus diraih, sang pelatih menuntut konsistensi penuh selama 90 menit, terutama dengan jadwal padat di Premier League dan kompetisi Eropa.
Artikel Tag: Liam Rosenior, Chelsea, Crystal Palace, Premier League