LIV Golf Coret Turnamen Michigan, Musim Berakhir Pekan Ini di Indianapolis
Pembatalan turnamen di Michigan dilakukan ketika LIV Golf berupaya mengurangi biaya operasional dan mempersiapkan perubahan besar terhadap struktur liga. (Foto: Golf Digest)
LIV Golf membatalkan turnamen penutup musim yang dijadwalkan berlangsung di Michigan pada akhir Agustus.
Keputusan tersebut membuat turnamen di Indianapolis pekan ini menjadi ajang terakhir musim 2026 bagi liga golf yang didukung Arab Saudi tersebut.
Kejuaraan individu dan tim yang semula dijadwalkan berlangsung pada 27-30 Agustus di The Cardinal at Saint John's, Plymouth, Michigan, menjadi bahan spekulasi selama beberapa pekan terakhir.
Pembatalan turnamen di Michigan dilakukan ketika LIV Golf berupaya mengurangi biaya operasional dan mempersiapkan perubahan besar terhadap struktur liga.
CEO LIV Golf Scott O'Neil mengatakan penghentian musim lebih awal memungkinkan organisasi mengalokasikan sumber daya secara lebih efektif untuk proses transisi.
“Dengan mengakhiri musim sekarang, kami dapat mengerahkan seluruh sumber daya untuk apa yang akan datang dan menjaga ketatnya operasional yang dibutuhkan dalam masa transisi ini,” kata O'Neil.
LIV Golf Indianapolis akan dimulai Kamis di The Club at Chatham Hills, Westfield, Indiana. Turnamen tersebut tetap akan menentukan posisi kedua dan ketiga klasemen individu serta juara tim musim ini.
Sementara itu, Jon Rahm telah memastikan gelar individu untuk musim ketiga secara beruntun. Pegolf Spanyol tersebut menjadi pemain pertama yang mengamankan gelar individu LIV Golf selama tiga musim berturut-turut.
LIV Golf juga membatalkan konser yang sebelumnya dijadwalkan digelar bersamaan dengan turnamen Indianapolis. Penyanyi country Thomas Rhett dan Disco Lines semula dijadwalkan tampil dalam rangkaian hiburan pekan tersebut.
Keputusan mengakhiri musim lebih cepat datang tidak lama setelah O'Neil mengumumkan bahwa LIV Golf telah memperoleh pendanaan dari investor eksternal. Pada 5 Agustus, ia mengatakan pendanaan tersebut akan memungkinkan liga bertahan setelah musim 2026.
Identitas investor dan nilai investasi belum diumumkan. LIV Golf berharap menyelesaikan persyaratan kesepakatan dalam beberapa pekan dan menutup transaksi pada September.
Pendanaan baru dibutuhkan setelah Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi memutuskan pada 30 April untuk tidak lagi membiayai LIV Golf. PIF dilaporkan telah menggelontorkan lebih dari US$5 miliar untuk mendukung liga tersebut selama lima musim terakhir.
O'Neil sebelumnya mencari dana sekitar US$250 juta hingga US$300 juta untuk mempertahankan keberlangsungan LIV Golf.
Musim 2026 hanya terdiri dari 12 turnamen, jumlah paling sedikit sejak liga diluncurkan pada 2022. Satu turnamen di New Orleans sebelumnya juga ditunda.
Dalam restrukturisasi berikutnya, para pegolf akan menjadi pemegang saham mayoritas LIV Golf. O'Neil menyebut model tersebut sebagai yang pertama bagi liga olahraga global besar.
LIV Golf kini berusaha membangun model bisnis yang lebih berkelanjutan dengan pengalaman penggemar yang disesuaikan dengan pasar golf yang berkembang di berbagai wilayah dunia.
Artikel Tag: PIF, LIV Golf, Scott O'Neil