Luis de la Fuente Minta Lamine Yamal Nikmati Laga Kontra Prancis
Luis de la Fuente tak mau Spanyol terlena label favorit di semifinal. (Foto: Hugo Rivera/Jam Media/Getty Images)
Berita Piala Dunia: Luis de la Fuente meminta Lamine Yamal bermain tanpa beban saat Spanyol menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB, di Dallas Stadium. Pelatih La Roja itu yakin momen terbaik sang wonderkid justru masih akan datang, baik di semifinal maupun partai final jika Spanyol berhasil lolos.
Lamine Yamal baru merayakan ulang tahunnya yang ke-19 sehari sebelum pertandingan. De la Fuente pun berharap sang pemain tidak terbebani besarnya laga dan tetap menikmati setiap momen di atas lapangan.
Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Luis de la Fuente mengaku telah berbicara langsung dengan Yamal. Ia meminta winger Barcelona tersebut melupakan rasa gugup dan bermain seperti biasanya.
"Saya mengatakan kepadanya tidak perlu khawatir, biarkan dia menikmati pertandingan. Saya yakin hari terbaik Lamine di Piala Dunia masih akan datang. Semoga itu terjadi besok, atau jika tidak, di final apabila kami berhasil mencapainya," ujar De la Fuente.
Pelatih berusia 65 tahun itu juga mengingat kemenangan 5-4 atas Prancis pada semifinal UEFA Nations League 2025. Meski demikian, ia menegaskan pertemuan kali ini akan menjadi pertandingan yang sama sekali berbeda karena kedua tim telah berkembang.
"Kami belajar banyak dari pertandingan itu, begitu juga mereka. Kami akan berusaha mengulang situasi yang menguntungkan bagi kami dan menghindari situasi yang tidak kami inginkan," katanya.
De la Fuente menggambarkan duel melawan Prancis sebagai benturan dua gaya bermain yang berbeda. Menurutnya, Spanyol harus mewaspadai serangan balik cepat Les Bleus yang diperkuat pemain-pemain berbahaya seperti Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Michael Olise.
"Kami telah menganalisis mereka secara sangat mendalam. Mereka memiliki pemain-pemain berkualitas luar biasa, tetapi kami juga demikian. Kuncinya adalah memaksimalkan karakter dan gaya bermain kami sambil menetralisir kekuatan lawan. Tim yang paling seimbang biasanya memiliki peluang lebih besar untuk menang, meski itu bukan jaminan," jelasnya.
De la Fuente juga menepis anggapan bahwa Spanyol menjadi favorit untuk lolos ke final. Baginya, label tersebut tidak memiliki arti apa pun karena hasil pertandingan hanya akan ditentukan oleh performa kedua tim di atas lapangan.
"Disebut sebagai favorit atau tidak sama sekali tidak berarti. Kami sama-sama tim hebat, begitu pula dengan semifinal lainnya. Saya tidak mengerti mengapa orang membicarakan hal itu karena menurut saya itu sama sekali tidak relevan," tegas De la Fuente.
Artikel Tag: Spanyol, Prancis, Piala Dunia, Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente, Lamine Yamal