Maarten Paes Sudah Dipantau Ajax Dua Tahun, Sejak Perkuat Timnas Indonesia
Maarten Paes
Berita Sepak Bola: Kepindahan Maarten Paes ke Ajax Amsterdam ternyata bukan keputusan mendadak. Klub raksasa Belanda itu sudah memantau kiper Timnas Indonesia tersebut sejak dua tahun lalu.
Maarten Paes tinggal menunggu waktu untuk resmi diumumkan sebagai pemain Ajax Amsterdam. Meski masih terikat kontrak dengan FC Dallas hingga akhir tahun, proses kepindahan kiper Timnas Indonesia itu ke Eredivisie disebut sudah berada di tahap akhir.
Ajax dikabarkan siap mengamankan jasa Paes melalui skema transfer permanen dengan durasi kontrak hingga 2029. Langkah tersebut diambil setelah klub asal Amsterdam itu menilai performa sang kiper konsisten selama bermain di Major League Soccer.
Menariknya, ketertarikan Ajax terhadap Paes bukanlah hal baru. Media Belanda, VoetbalPrimeur, melaporkan bahwa Ajax telah memantau kiper berusia 27 tahun tersebut selama lebih dari dua tahun. Pemantauan itu bahkan dimulai sejak Paes aktif membela Timnas Indonesia pada era kepelatihan Shin Tae-yong.
“Keputusan membawa Maarten Paes kembali ke Belanda bukanlah langkah impulsif,” tulis VoetbalPrimeur.
“Ajax telah memantau kiper tersebut selama lebih dari dua tahun dan terkesan dengan mentalitas serta kualitasnya di bawah mistar.”
Ajax disebut mengirim tim pemantau secara rutin untuk mengamati Paes bersama FC Dallas. Penilaian tidak hanya dilakukan saat pertandingan, tetapi juga mencakup perilaku, kepemimpinan, serta pengaruhnya di dalam tim.
“Selama periode itu, Paes dipantau secara ketat, terutama bagaimana dampaknya dalam kelompok dan etos kerjanya,” lanjut laporan tersebut.
“Ajax melihatnya sebagai sosok yang memberikan lebih dari sekadar keandalan sebagai kiper.”
Dalam pandangan internal klub, Paes dinilai sebagai pemain dengan mentalitas kompetitif tinggi. Ia dikenal sebagai pekerja keras dalam sesi latihan dan selalu tampil maksimal, kualitas yang dianggap penting dalam menjaga dinamika ruang ganti.
Ajax juga membutuhkan figur berpengalaman untuk mendampingi para kiper muda mereka. Kehadiran Paes diproyeksikan dapat membantu proses pengembangan sekaligus menjaga standar performa di posisi penjaga gawang.
Selain faktor teknis, penunjukan Jordi Cruyff sebagai Direktur Teknik turut menjadi bagian dari pertimbangan strategis Ajax. Klub ingin menghadirkan pemain dengan pengalaman internasional dan kesiapan mental menghadapi tekanan kompetisi di Belanda.
Dengan rekam jejak bersama FC Dallas dan Timnas Indonesia, Maarten Paes dianggap memenuhi kriteria tersebut. Jika resmi bergabung, ia akan menjadi salah satu kiper Timnas Indonesia yang berkarier di kompetisi elite Eropa.
Artikel Tag: Maarten Paes, Ajax Amsterdam, Timnas Indonesia, Eredivisie