Manajemen Persib Tanggapi Teror Buat Keluarga Thom Haye
Thom Haye ketika terlibat friksi usai laga Persib melawan Persija
Berita Super League Indonesia: Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) buka suara terkait teror untuk keluarga Thom Haye. Ancaman ini hadir setelah Maung Bandung menang dari Persija di laga klasik.
Sang pemain curhat di instagram bahwa ada ancaman pembunuhan kepada keluarganya. Aksi intimidasi dan teror ini tentu membuat sang pemain tidak merasa nyaman dan aman terhadap keselamatan istri serta anaknya.
Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhi Pratama menyesalkan adanya teror pasca pertandingan. Menurutnya, hal tersebut tidak boleh terjadi karena pertandingan hanya terjadi selama 90 menit di lapangan.
"Kami menyayangkan adanya pesan-pesan yang bernada ancaman, ujaran kebencian, rasisme, hingga ancaman pembunuhan yang diterima Thom Haye, melalui media sosial pasca pertandingan melawan Persija," tutur Adhi Pratama saat diwawancara, Selasa (13/1).
Karena itu, manajemen Maung Bandung mengutuk keras tindakan tidak terpuji dari oknum suporter lawan kepada Thom Haye. Karena tindakan ancaman ini seharusnya dihilangkan dari sepakbola, terlebih sepakbola Indonesia kini sedang bergerak ke arah yang lebih baik.
"Persib menegaskan segala bentuk kekerasan verbal, ancaman, dan rasisme tidak mempunyai tempat dalam sepakbola maupun di dalam kehidupan bermasyarakat. Sepakbola seharusnya bisa menjadi ruang pemersatu, menjunjung tinggi sportivitas, fair play dan rasa saling menghormati," lanjut Adhi.
Pihaknya mengerti bahwa duel antara Persib dengan Persija merupakan laga klasik. Dua klub yang punya sejarah panjang dan ada gengsi yang dipertaruhkan. Tetapi aksi intimidasi suporter lawan yang merasa kecewa usai menelan kekalahan tidak dibenarkan.
"Kami memahami bahwa rivalitas adalah bagian dari dinamika kompetisi, tapi rivalitas itu tidak boleh berubah menjadi kebencian personal yang mengancam keselamatan individu. Kritik pada permainan adalah hal yang wajar, tetapi intimidasi, rasisme, maupun ancaman nyawa merupakan pelanggaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan," ujarnya.
"Kami mendukung penuh komitmen bersama untuk stop rasisme dan mengajak agar seluruh insan sepakbola, termasuk suporter di semua klub untuk bersama-sama menjaga iklim sepakbola Indonesia yang aman, sehat, dan bermartabat," pungkas Adhi Pratama.
Artikel Tag: Persib, Adhi Pratama, Thom Haye