Marc Cucurella Kembali Berhasil Memakan Lamine Yamal
Marc Cucurella Kembali Berhasil Memakan Lamine Yamal
Berita Liga Spanyol: Marc Cucurella belum sepenuhnya cocok di Real Madrid, dan proses adaptasinya sempat menjadi kendala bagi kubu Los Blancos. Sempat muncul kekhawatiran bahwa ia tidak mampu tampil gemilang seperti saat berlaga di Piala Dunia. Namun, saat menghadapi Barcelona, ia hadir di momen yang tepat untuk meredam pergerakan Lamine Yamal.
Meskipun banyak pihak menganggap pemain Barça tersebut sebagai yang terbaik di dunia—bahkan sosok yang mustahil dihentikan—Cucurella justru berhasil membuktikan sebaliknya. Hal ini membuat pakar sepak bola seperti Edu Pidal memberikan apresiasi khusus terhadap cara pemain Real Madrid tersebut dalam melakukan pengawalan. Menurutnya, itu adalah penampilan terbaik Cucurella sejak bergabung dengan Real Madrid.
"Marc Cucurella sangat mengenal pemain tersebut, sehingga dia adalah sosok yang paling tepat untuk mengawalnya. Ini merupakan penampilan terbaiknya sejak berada di Madrid, terutama jika mempertimbangkan kualitas lawan yang dihadapinya," ujar Edu Pidal dalam program Radioestadio Noche di stasiun radio Onda Cero. Pemahaman mendalam itulah yang membuat Lamine hampir tidak memiliki celah untuk menunjukkan kemampuannya.
Begitu pertandingan dimulai, sebuah bola lambung disundul oleh Marc Cucurella. Pada saat itu, terdengar siulan dari tribune Camp Nou—sebuah bentuk kekecewaan suporter karena ia bergabung dengan Real Madrid, padahal ia memiliki rekam jejak bersama Barça. Namun, alih-alih terpengaruh secara negatif, situasi tersebut justru membuatnya tampil semakin gemilang.
Siulan terus terdengar sepanjang pertandingan, sementara Cucurella terus mendominasi Lamine Yamal dalam setiap duel. Pemain Barça itu tampak frustrasi, sedangkan bek Real Madrid tersebut justru menikmati pertarungan di antara keduanya. Akibatnya, sementara satu pemain seolah menghilang dalam laga El Clásico ini, pemain lainnya justru menampilkan performa terbaiknya musim ini.
Cucurella mengenal Lamine Yamal dengan baik dari tim nasional Spanyol, sehingga ia paham betul cara membaca pergerakan pemain Barça tersebut. Lamine Yamal memang berbahaya saat memiliki ruang untuk berlari, namun Marc berani meladeni adu kecepatan dengannya. Untuk itu, ia sengaja memberikan jarak beberapa meter agar tetap bisa bereaksi tepat pada waktunya.
Artikel Tag: El Clasico, Marc Cucurella, Lamine Yamal