Kanal

Marc Kennedy Bantah Tuduhan Curang dalam Kontroversi Curling Olimpiade

Penulis: Hanif Rusli
15 Feb 2026, 21:47 WIB

Marc Kennedy menegaskan dirinya tidak pernah berniat memperoleh keuntungan dengan cara curang selama kariernya. (Foto: AP)

Pemain curling Kanada Marc Kennedy membantah tuduhan kecurangan yang muncul dalam pertandingan round robin cabang curling putra di Olimpiade Musim DinginMilano Cortina 2026.

Ia bahkan menuding rivalnya dari Swedia mungkin telah merencanakan tuduhan tersebut.

Kontroversi bermula setelah kemenangan Kanada 8-6 atas Swedia pada Jumat (13/2), ketika atlet Swedia Oskar Eriksson menuduh Kennedy melakukan “double-touch”, yakni menyentuh batu curling kembali setelah dilepaskan.

Marc Kennedy merespons dengan bantahan keras, meski kemudian mengakui bahwa ia mungkin bisa menangani situasi ketika itu dengan lebih baik.

Kennedy menegaskan dirinya tidak pernah berniat memperoleh keuntungan dengan cara curang selama kariernya.

Ia mengaku tidak yakin apakah benar pernah menyentuh batu setelah melepaskannya, karena situasi tersebut terjadi sangat cepat.

Menurutnya, isu itu bahkan belum pernah menjadi perhatian dalam pertandingan sebelumnya.

Ia juga mengemukakan kemungkinan bahwa tim Swedia sengaja mencoba menangkap kesalahan tim Kanada sebagai bagian dari strategi.

Marc Kennedy menyebut tuduhan tersebut bisa saja merupakan “rencana yang sudah dipersiapkan”.

Rekaman video yang beredar di internet tampak menunjukkan Kennedy menyentuh permukaan granit batu dengan jari setelah melepaskannya.

Namun badan pengatur olahraga curling dunia, World Curling, tidak menjatuhkan tuduhan resmi kepada Kennedy.

Organisasi tersebut hanya memberikan peringatan lisan kepada Kennedy terkait penggunaan kata-kata kasar dalam perdebatan di lapangan kompetisi.

Sebagai langkah pencegahan, World Curling menempatkan dua ofisial untuk mengawasi pelepasan batu dalam sesi pertandingan berikutnya.

Dalam pertandingan selanjutnya, Kanada kalah 5-9 dari Swiss, sementara Swedia mengalahkan China 6-4.

Kontroversi semakin melebar ketika tim putri Kanada juga dituduh melakukan pelanggaran serupa.

Skip Kanada Rachel Homan langsung membantah tuduhan tersebut saat pertandingan melawan Swiss.

Eriksson mengatakan ia memutuskan untuk memprotes karena merasa pernah melihat pelanggaran serupa sebelumnya.

Ia menegaskan bahwa timnya hanya ingin memastikan semua pemain mengikuti aturan permainan.

Insiden ini menjadi salah satu polemik terbesar dalam cabang curling di Olimpiade kali ini, olahraga yang biasanya dikenal menjunjung tinggi sportivitas dan ketenangan.

Artikel Tag: Olimpiade Musim Dingin, Milano Cortina 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru