Kanal

Marc Marquez Akui Jorge Martin Paling Konsisten, Tapi Bukan Favorit Juara

Penulis: Abdi Ardiansyah
10 Agu 2026, 20:05 WIB

Jorge Martin dan Marc Marquez

Berita MotoGP - Marc Marquez memang mengakui bahwa Jorge Martin adalah rider yang paling konsisten di MotoGP 2026. Namun Marquez tak beranggapan bahwa Martin adalah favorit juara musim ini.

Persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin menarik setelah balapan di Silverstone. Jorge Martin berhasil finis kedua dalam MotoGP Inggris dan memperlebar keunggulannya di puncak klasemen, sementara Marc Marquez hanya mampu mengamankan posisi ketujuh.

Hasil tersebut membuat Martin kini unggul 40 poin atas Marquez. Kondisi itu memunculkan anggapan bahwa pembalap Aprilia tersebut mulai menjadi favorit utama untuk merebut gelar dunia.

Namun Marquez tidak sepakat dengan penilaian tersebut. Menurutnya, belum ada satu pembalap pun yang bisa disebut sebagai favorit karena masih banyak balapan yang harus dijalani.

"Jika ingin memperjuangkan kejuaraan, Anda tidak bisa menunggu sirkuit kandang. Anda harus tampil sebaik mungkin di setiap trek dan saat ini kami belum melakukan itu," ujar Marquez kepada Diario AS dan sejumlah media lainnya.

"Itulah yang saya katakan. Tidak peduli seberapa sering kalian mengatakan saya adalah favorit, tidak ada favorit dalam Kejuaraan Dunia ini."

Meski menolak menyebut Martin sebagai favorit, Marquez tetap mengakui keunggulan rivalnya. Martin saat ini merupakan pembalap paling konsisten di grid MotoGP.

"Jelas bahwa pembalap yang berbeda bisa mengalahkan Anda setiap hari Minggu. Saat ini, pembalap yang paling konsisten adalah pemimpin klasemen, Jorge Martin, dan dia mengelolanya dengan sangat baik," kata Marquez.

Marquez juga mengakui dirinya harus meningkatkan performa. Ia menyadari masih ada tiga pembalap yang tampil lebih baik darinya dalam 12 balapan yang telah berlangsung.

"Kami akan mencoba membuat segalanya lebih sulit, tetapi saat ini ada tiga pembalap di depan saya yang tampil lebih baik dalam 12 balapan sejauh ini," ujarnya.

Meski tertinggal 40 poin, Marquez belum menganggap peluang mempertahankan gelarnya tertutup. Ia bahkan menilai selisih tersebut masih bisa dikejar jika mampu memanfaatkan beberapa sirkuit berikutnya.

"Berada 40 poin di belakang bukanlah jumlah yang sangat besar, tetapi juga banyak. Itu setara dengan satu akhir pekan balapan, jadi Anda harus terus berjuang," tutur Marquez.

Kegagalan meraih hasil maksimal di Silverstone tentu menjadi pukulan bagi Marquez. Namun, beberapa seri berikutnya dinilai lebih menjanjikan bagi Ducati. Karena itu, juara dunia bertahan tersebut masih memiliki peluang untuk memangkas jarak dengan Martin dalam perburuan gelar MotoGP 2026.

Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati, aprilia, Jorge Martin, MotoGP 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru