☰
Kanal
✕

Marc Marquez Terlalu Dominan, Pengamat MotoGP Kangen Era Pembalap Elit

Penulis: Abdi Ardiansyah
06 Nov 2026, 15:50 WIB

Marc Marquez, Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi saat era MotoGP diisi oleh para pembalap Elit.

Berita MotoGP - Dominasi Marc Marquez pada MotoGP 2026 membuat mantan pembalap Neil Hodgson mempertanyakan keberadaan sosok pembalap berlevel istimewa di era sekarang. Ia merindukan masa ketika sejumlah pembalap seperti Valentino Rossi, Casey Stoner, Jorge Lorenzo, dan Dani Pedrosa mampu tampil sebagai kelompok elite.

Marc Marquez kembali memperlihatkan dominasinya setelah memenangi MotoGP Malaysia dengan keunggulan 4,2 detik atas Pedro Acosta. Hasil tersebut membuat Neil Hodgson mengenang era ketika MotoGP dihuni sejumlah pembalap yang dianggap memiliki kemampuan luar biasa atau kerap dijuluki aliens.

Kemenangan di Malaysia menjadi yang terbesar bagi Marquez sepanjang musim 2026. Pembalap Ducati itu juga mencatatkan rata-rata waktu sekitar 0,2 detik lebih cepat per lap dibandingkan Acosta yang finis di posisi kedua.

Penampilan tersebut semakin mengesankan karena Marquez belum sepenuhnya pulih dari masalah pada lengan kanannya. Pada usia 33 tahun, ia masih mampu mengendalikan persaingan dan meninggalkan para rivalnya.

Dalam podcast Gas it Out, Hodgson mempertanyakan mengapa MotoGP saat ini tidak memiliki lebih banyak pembalap dengan kemampuan istimewa seperti generasi sebelumnya.

"Di mana para alien itu? Apakah kalian ingat masa-masa ketika ada Dani Pedrosa, Casey Stoner, Jorge Lorenzo, Valentino Rossi, dan Marquez? Mereka adalah pembalap yang sangat hebat," ujar Hodgson.

Ia kemudian menyebut Pedro Acosta, Fabio Quartararo, Marquez, dan Jorge Martin sebagai pembalap yang menurutnya memiliki kualitas khusus. Hodgson secara khusus memuji Quartararo karena mampu mengumpulkan 79 poin musim ini, lebih banyak dibandingkan gabungan tiga pembalap Yamaha lainnya yang meraih 78 poin.

Sementara itu, Martin dinilai memiliki kemampuan istimewa, tetapi perjalanan musimnya terganggu cedera. Pembalap Aprilia tersebut bahkan harus mundur dari MotoGP Malaysia akibat patah pergelangan tangan yang dialaminya di Australia.

Hodgson juga menyoroti situasi persaingan di grid saat ini. Francesco Bagnaia, juara dunia dua kali, belum mampu bersaing secara konsisten di barisan depan dan tertinggal 226 poin dari Marquez. Joan Mir pun menjalani musim sulit akibat kecelakaan, masalah kesehatan, serta performa Honda.

Meski demikian, era sebelumnya juga tidak sepenuhnya didominasi satu kelompok pembalap. Marquez sendiri pernah memenangi enam gelar dalam tujuh musim antara 2013 hingga 2019, bersaing langsung dengan nama-nama besar seperti Rossi, Lorenzo, dan Pedrosa.

Artikel Tag: Marc Marquez, Jorge Lorenzo, Valentino Rossi, dani pedrosa, Neil Hodgson, MotoGP 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru