Marc Marquez Ungkap Kehebatan Jorge Martin saat Masih di Pramac Ducati
Marc Marquez dan Jorge Martin
Berita MotoGP - Marc Marquez mengungkap alasan Jorge Martin menjadi salah satu pembalap yang paling membuatnya terkesan saat melihat data Ducati. Juara dunia asal Spanyol itu menyoroti kemampuan pengereman Martin serta gaya balapnya yang dinilai memiliki banyak kemiripan dengan dirinya.
Marc Marquez memberikan pujian kepada Jorge Martin setelah melihat data performa rivalnya tersebut saat masih membela Pramac Ducati. Menurut pembalap Ducati itu, Martin memiliki bakat luar biasa, terutama dalam memaksimalkan pengereman ketika mengendarai Desmosedici.
Martin membela Pramac selama empat musim, mulai 2021 hingga 2024. Puncaknya terjadi pada 2024 ketika ia berhasil merebut gelar juara dunia MotoGP, mengalahkan Francesco Bagnaia yang saat itu menjadi pembalap tim pabrikan Ducati.
Meski tampil sebagai juara dunia bersama Ducati, Martin tidak mendapatkan promosi ke tim pabrikan untuk musim 2025. Ducati justru memilih Marc Marquez untuk mendampingi Bagnaia setelah melihat performa impresif Marquez bersama Gresini Racing menggunakan motor Desmosedici yang berusia satu tahun.
Keputusan tersebut membuat Martin menerima tawaran Aprilia. Kini, keduanya justru menjadi rival dalam perebutan gelar MotoGP 2026.
Dalam wawancara dengan AS, Marquez mengakui kualitas Martin setelah berkesempatan mempelajari data pembalap tersebut ketika dirinya bergabung dengan Ducati pada 2025.
“Bagi saya, Martin adalah pembalap yang sangat berbakat, luar biasa berbakat. Tahun lalu menjadi musim yang sangat sulit baginya karena banyak cedera. Namun ketika saya pindah ke Ducati dan berkesempatan melihat datanya, dia menjadi salah satu pembalap yang paling membuat saya terkesan, terutama dari cara dia membalap dan kemampuannya,” kata Marquez.
“Dalam olahraga ini, semuanya merupakan perpaduan antara pembalap dan motor. Namun seorang pembalap juga harus cerdas, terkadang mengesampingkan ego, dan mencari posisi terbaik untuk dirinya sendiri. Ketika saya mengatakan mengesampingkan ego, maksud saya adalah bersedia menerima gaji yang lebih rendah,” ujarnya.
Pernyataan tersebut juga berkaitan dengan keputusan Martin untuk bergabung dengan Yamaha pada 2027. Sejumlah pihak menilai faktor finansial ikut memengaruhi pilihannya, meskipun hal itu belum dapat dianggap sebagai satu-satunya alasan.
Sementara itu, Marquez memilih bertahan bersama Ducati untuk menghadapi era baru MotoGP dengan motor 850 cc. Perbedaan keputusan keduanya akan menjadi salah satu hal menarik untuk diamati ketika mereka memasuki babak baru karier masing-masing pada musim mendatang.
Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati, Jorge Martin