Mark DeRosa Akui Pernyataan Terlalu Percaya Diri di World Baseball Classic
Mark DeRosa menilai keberhasilan lolos dari fase grup memberikan semacam kesempatan baru bagi timnya untuk kembali fokus memburu gelar juara. (Foto: AP)
Manajer tim nasional Amerika Serikat Mark DeRosa mengakui pernyataannya yang terlalu percaya diri sebelum pertandingan melawan Italia di World Baseball Classic (WBC) menjadi kesalahan setelah timnya menelan kekalahan 6-8.
Sebelumnya, DeRosa sempat menyebut tim Amerika Serikat sudah hampir memastikan tempat di perempat final sebelum menghadapi Italia.
Pernyataan itu disampaikannya dalam program MLB Network “Hot Stove”. Namun hasil pertandingan justru membuat posisi timnya menjadi tidak pasti.
“Pernyataan itu hanya bentuk kepercayaan diri yang berlebihan. Itu sepenuhnya kesalahan saya,” kata Mark DeRosa.
Kekalahan dari Italia membuat Amerika Serikat kehilangan kendali atas nasibnya sendiri di fase grup.
Meski demikian, tim berjuluk Team USA itu akhirnya tetap lolos ke perempat final setelah Italia mengalahkan Meksiko 9-1 pada pertandingan berikutnya.
Hasil tersebut membuka jalan bagi Amerika Serikat untuk menghadapi Canada national baseball team pada laga perempat final yang dijadwalkan berlangsung Jumat.
DeRosa menilai keberhasilan lolos dari fase grup memberikan semacam kesempatan baru bagi timnya untuk kembali fokus memburu gelar juara.
“Kami seperti mendapat kesempatan hidup baru. Kami terlalu percaya diri saat menghadapi Italia dan mendapatkan pelajaran besar dari pertandingan itu,” ujarnya.
Komentar Mark DeRosa sebelumnya sempat menuai sorotan karena ia juga tidak menurunkan sejumlah pemain inti dalam pertandingan melawan Italia.
Beberapa pemain bintang seperti Bryce Harper, Cal Raleigh, Alex Bregman, Brice Turang, dan Byron Buxton tidak masuk dalam susunan pemain inti pada laga tersebut.
DeRosa menjelaskan keputusan itu diambil untuk memberikan kesempatan bermain kepada pemain lain yang kemungkinan akan memiliki peran penting dari bangku cadangan pada pertandingan berikutnya.
Ia juga mempertimbangkan kondisi beberapa pemain yang dinilai membutuhkan waktu istirahat.
Menurut DeRosa, keputusan tersebut tetap diambil dengan keyakinan timnya mampu meraih kemenangan.
“Kami tetap masuk ke pertandingan itu dengan keyakinan untuk menang,” katanya.
Selain rotasi pemain, Mark DeRosa juga menyinggung keterbatasan dalam penggunaan pitcher karena sejumlah klub Major League Baseball membatasi jumlah lemparan pemain mereka selama turnamen untuk menghindari risiko cedera.
Memasuki fase gugur, tim Amerika Serikat juga melakukan beberapa perubahan pada staf pelempar.
Pitcher kidal Tim Hill serta dua pitcher kanan Will Vest dan Tyler Rogers bergabung menggantikan Tarik Skubal, Michael Wacha, dan Ryan Yarbrough.
Sementara itu, pitcher kidal Matthew Boyd meninggalkan skuad Amerika Serikat untuk kembali mengikuti pemusatan latihan musim semi bersama klubnya, Chicago Cubs.
Artikel Tag: bisbol