Kanal

Marotta Balas Sindiran Juventus dan Kritikan dari Chiellini yang Dinilai Kurang Berpengalaman

Penulis: Amalia Sihotang
16 Feb 2026, 19:13 WIB

Marotta Balas Sindiran Juventus dan Kritikan dari Chiellini yang Dinilai Kurang Berpengalaman - sumber: (footballitalia)

Berita Liga Italia – Presiden Inter Milan, Giuseppe “Beppe” Marotta, kembali menjadi sorotan usai melontarkan pernyataan tegas terkait kontroversi yang melibatkan Alessandro Bastoni dan rival abadi mereka, Juventus. Dalam sesi wawancara jelang rapat Lega Serie A di Milan, sang petinggi Nerazzurri menilai Bastoni telah menerima “sorotan media yang berlebihan” atas insiden di laga panas kontra Bianconeri akhir pekan lalu.

Marotta menilai pemberitaan yang memojokkan bek muda tersebut sudah melampaui batas kewajaran. “Bastoni adalah aset nasional yang tak seharusnya diragukan partisipasinya hanya karena satu insiden. Semua pemain bisa berbuat kekeliruan,” tegasnya dengan nada menenangkan, seraya menegaskan bahwa situasi ini adalah kejadian biasa dalam sepak bola, bukan kasus luar biasa seperti yang dibesar-besarkan media.

Namun nada tenang itu berubah tajam ketika Marotta mengungkit masa lalu—tepatnya laga Juventus vs Inter tahun 2021. Ia menyebut kemenangan Si Nyonya Tua kala itu terjadi berkat “simulasi jelas” dari Juan Cuadrado yang berujung penalti, keputusan yang kemudian diakui keliru oleh perangkat pertandingan dan badan teknis. “Dari momen itu Juventus lolos ke Liga Champions, dan nilai finansialnya mencapai 60–70 juta euro,” sindir Marotta pedas.

Sang presiden juga mengingatkan bahwa Inter musim lalu kehilangan Scudetto hanya karena satu poin, namun tetap menjaga sikap tanpa banyak protes meski ada pengakuan kesalahan wasit dalam duel kontra Roma maupun Napoli. Menurutnya, klub-klub harus lebih siap bertanggung jawab bersama institusi—baik AIA, FIGC, maupun pihak terkait—demi menjaga kredibilitas kompetisi.

Soal Bastoni sendiri, Marotta tak menutupi bahwa aksi sang bek memang tak sejalan dengan prinsip fair play. Ia mengajak seluruh pihak duduk bersama untuk memperketat aturan dan meningkatkan edukasi bagi para pemain. “Perlu ada dialog agar para punggawa lebih memahami hukum permainan. Represi bukan solusi, pencegahan lewat pengetahuan itulah yang penting,” ucapnya.

Menariknya, dalam kesempatan yang sama, Marotta juga sempat menanggapi pernyataan Giorgio Chiellini—mantan beknya di Juventus yang kini menjabat direktur klub. Chiellini sebelumnya cukup vokal menyindir kepemimpinan wasit di laga tersebut. Marotta menyambut hangat sang mantan pemain di San Siro, namun menahan diri untuk menanggapi lebih jauh. “Dia mantan pemain saya, tentu saya hormati. Tapi sebagai direktur, dia masih muda dan perlu banyak belajar,” tutup Marotta dengan senyum tipis namun penuh makna.

Artikel Tag: Giorgio Chiellini, Juventus, Inter Milan

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru