Kanal

Matheus Cunha Tegaskan Sikapnya Terhadap Ketertarikan Manchester United

Penulis: Hardy D
14 Feb 2026, 18:33 WIB

Matheus Cunha Tegaskan Sikapnya Terhadap Ketertarikan Manchester United - sumber: (givemesport)

Berita Liga Inggris ramai membicarakan fanatik Manchester United, Frank Illet, yang berjanji tidak akan memotong rambutnya hingga Setan Merah meraih lima kemenangan beruntun. Meskipun skuad asuhan Michael Carrick telah memenangi empat pertandingan melawan klub-klub elite seperti Manchester City, Arsenal, Fulham, dan Tottenham, pertarungan ketat melawan West Ham United yang berakhir imbang 1-1 menghentikan harapan mereka.

Pendukung yang dikenal dengan nama “The United Strand” ini bahkan menjadi bahan perbincangan setelah tim wanita United bercanda dengan selebrasi gunting rambut saat mengalahkan Atletico Madrid 3-0. Meski begitu, kesan positif tetap menggema di Old Trafford, di mana kesebelasan ini masih kuat bertarung di papan atas demi tiket Liga Champions musim depan.

Dalam tanggapan yang viral, Matheus Cunha, pemain sayap asal Brasil yang tengah on fire dengan lima gol dan dua assist sejak Desember, menyampaikan ketidakpeduliannya terhadap tren ini. “Orang-orang lebih peduli pada kemenangan lima kali hanya karena potong rambut ketimbang perolehan 15 poin. Saya lebih memilih 15 poin,” ujarnya. Cunha menambahkan bahwa tekanan seperti ini mengaburkan keindahan musim yang sedang mereka jalani.

Kontroversi ini bukanlah yang pertama bagi Illet. Pernyataan kapten tim, Bruno Fernandes, yang membelokkan pertanyaan tentang Illet dengan membicarakan gaya rambutnya sendiri, hingga tanggapan tajam dari legenda liga, Wayne Rooney, yang menginginkan Illet untuk “pergi ke ujung negeri,” semakin memanaskan situasi.

Saat ini, United hanya memiliki sisa 12 laga musim ini dan prospek memenangkan lima pertandingan berturut-turut cukup tipis, terutama setelah tersingkir lebih awal dari Piala FA dan Piala Liga serta kegagalan di kompetisi Eropa. Dengan manajerial yang terus berganti sejak Oktober 2024, jika Carrick tidak bisa mempertahankan momentum positifnya, bukan tidak mungkin United akan kembali berganti arsitek tim.

Gary Neville, eks pemain United, menyarankan agar klub mempertimbangkan nama besar seperti Mauricio Pochettino, Carlo Ancelotti, atau Thomas Tuchel jika perlu mengganti Carrick, meskipun sang pelatih sementara ini masih belum terkalahkan. Keputusan ini akan menentukan arah masa depan United yang memang tengah menghadapi berbagai tantangan.

Artikel Tag: Manchester United, Matheus Cunha

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru