Matthias Jaissle Murka Usai Newcastle United Tersingkir dari Carabao Cup
Matthias Jaissle menyemprot kesalahan individu para pemain Newcastle United usai ditundukkan Everton di Carabao Cup. (Foto: Robbie Jay Barratt - AMA/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Manajer Newcastle United, Matthias Jaissle, tidak dapat menyembunyikan kemurkaannya usai timnya tersingkir dari putaran keempat Carabao Cup. The Magpies harus menerima kenyataan pahit usai ditundukkan Everton dengan skor 1-3 pada laga yang diwarnai oleh deretan kesalahan mendasar dari para pemainnya, Jumat (30/10) dini hari WIB.
Lini belakang Newcastle United tampil sangat buruk sepanjang pertandingan berlangsung. Amar Dedic melakukan kecerobohan saat gagal mengamankan bola di sisi kanan, yang berujung pada gol pembuka Everton melalui aksi James Garner. Tuan rumah kemudian menggandakan keunggulan lewat gol Hayden Hackney sebelum turun minum.
Penderitaan Newcastle berlanjut pada babak kedua ketika Dedic kembali kehilangan bola di area berbahaya. Keadaan tersebut dimanfaatkan dengan sempurna oleh Kiernan Dewsbury-Hall untuk memberi umpan kepada Thierno Barry yang mencetak gol ketiga Everton. Dan Burn sempat mencetak gol hiburan, namun tidak mampu menyelamatkan timnya.
Dalam sesi konferensi pers usai pertandingan, Matthias Jaissle membeberkan kekecewaan mendalam atas performa lini pertahanan The Magpies yang dinilainya sangat naif. Mantan pelatih Al-Ahli tersebut menilai bahwa timnya kerap kali menghukum diri sendiri akibat kehilangan fokus pada momen-momen krusial di atas lapangan.
"Kami tentu saja kecewa dengan hasilnya. Ini juga sedikit mengejutkan saat ini, karena secara keseluruhan permainan kami tidak seburuk itu, tetapi ini sedikit menjadi cerita musim kami sejauh ini. Pada situasi yang benar-benar menentukan, kami kekurangan pendekatan klinis untuk menyelesaikan situasi tersebut," ujar Jaissle membeberkan analisisnya.
"Pikirkan saja gol pertama, ini sekali lagi adalah area bebas risiko, di mana kami menekankan untuk menyapu bola dan tidak ada yang terjadi. Beberapa detik kemudian Anda kebobolan gol dari ketiadaan. Gol kedua juga mengecewakan, dan pada gol ketiga terjadi kehilangan bola kritis saat menguasai bola," tutur Jaissle menambahkan.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak kesekian kalinya bagi Newcastle United saat melakoni laga tandang musim ini. Ketika ditanya mengenai seberapa besar dampak kesalahan individu terhadap hasil akhir, Matthias Jaissle secara terbuka menegaskan bahwa para pemain mudanya harus belajar lebih cepat dan tampil lebih dewasa tanpa mencari alasan.
"Ini mengejutkan dan juga frustrasi, oleh karena itu mungkin saya harus berteriak lebih banyak. Namun itu bagian dari permainan, Anda harus menghindari kesalahan ini, lebih dewasa, lebih klinis. Ini adalah proses belajar, tetapi Anda tidak mendapatkan waktu dan kami harus belajar dengan cepat," tegas Jaissle mengakhiri reaksinya.
Artikel Tag: Everton, Newcastle United, Carabao Cup, Matthias Jaissle