Mental Timnas Indonesia Sudah Oke, Tapi Sistem Permainan Masih Bermasalah
Duel pemain Timnas Indonesia dan Timnas Malaysia. (Foto: Robertus Pudyanto - FIFA)
Berita Sepak Bola: Mantan pelatih Timnas Indonesia kelompok usia, Indra Sjafri, menilai skuad Garuda masih memiliki banyak pekerjaan rumah usai imbang dengan Timnas Malaysia.
Hasil kurang memuaskan didapatkan oleh Timnas Indonesia pada matchday 2 Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Menghadapi Timnas Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (28/9) malam WIB, Indonesia hanya berhasil mengamankan hasil imbang dengan skor 0-0.
Menanggapi pertandingan tersebut, Indra Sjafri lantas memberikan penilaian bagi performa skuad Garuda. Indra memberikan nilai 7,5 untuk mental para pemain serta 6 untuk sistem permainan.
Nilai 7,5 diberikan untuk mental pemain karena Indra terkesan dengan cara tim bertahan dengan 10 pemain sejak menit ke-37 dan berhasil mengakhiri laga dengan clean sheet. Sementara nilai 6 untuk sistem karena ia menilai John Herdman bermain terlalu bertahan dengan menumpuk pemain di lini belakang. Secara keseluruhan, ia menilai timnas masih memiliki banyak pekerjaan rumah.
"Nilai saya, 7,5 untuk mental, 6 untuk sistem," ujar Indra.
"Kenapa sistem saya beri nilai enam? Karena kita lebih banyak bertahan dan menumpuk pemain di belakang. Itu memang bisa menjadi solusi dalam situasi seperti ini, tetapi masih ada yang harus kita perbaiki."
"Kalau dengan 10 pemain sejak menit 37 sampai 90 lebih, kita tidak kebobolan, itu luar biasa. Itu menunjukkan mental dan perjuangan yang sangat kuat."
"Yang paling penting, saya memberikan apresiasi kepada pemain. Mereka berjuang, disiplin dan tidak menyerah. Itu harus kita hargai."
"Setelah itu baru kita evaluasi. Bagaimana kalau menghadapi lawan dengan kualitas yang berbeda? Bagaimana ketika kita kehilangan satu pemain? Bagaimana tim tetap bisa keluar dari tekanan dan melakukan pressing? Itu yang harus terus dikembangkan."
Artikel Tag: rahmad darmawan, Timnas Indonesia, Timnas Malaysia, FIFA ASEAN Cup