Meski Ada Verdonk, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Kurang Inisiatif
Timnas Indonesia diperkuat Calvin Verdonk saat melawan Bulgaria di FIFA Series 2026
Berita Timnas: Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 mendapat sorotan dari media Eropa. Penampilan solid diakui, namun dinilai masih kurang inisiatif dalam membongkar pertahanan lawan.
Penampilan Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 menarik perhatian media Eropa. Salah satu sorotan datang dari media Prancis yang mengulas performa skuad Garuda saat menghadapi Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Dalam laporan tersebut, Indonesia dinilai tampil cukup solid sepanjang pertandingan. Namun, ada catatan penting yang disoroti, yakni kurangnya inisiatif dalam membangun serangan untuk membongkar pertahanan lawan.
"Calvin Verdonk mengakhiri periode internasionalnya dengan bermain penuh dalam pertandingan antara Indonesia dan Bulgaria (0-1)," tulis media Prancis tersebut.
Laga final memang berjalan ketat. Indonesia yang tampil di hadapan pendukung sendiri berusaha mendominasi permainan. Namun, Bulgaria memilih pendekatan defensif dengan mengandalkan serangan balik cepat.
Gol semata wayang dalam pertandingan ini tercipta melalui titik penalti pada menit ke-38. Situasi tersebut bermula dari kelengahan lini belakang Indonesia saat menghadapi salah satu serangan langka lawan.
Setelah tertinggal, Indonesia mencoba meningkatkan intensitas serangan. Namun, rapatnya lini pertahanan Bulgaria membuat upaya tersebut sering menemui kebuntuan.
Media Prancis menilai, meski memiliki penguasaan bola yang baik, Indonesia kurang berani mengambil risiko dalam menciptakan peluang berbahaya. Hal ini membuat alur serangan menjadi mudah terbaca dan tidak cukup efektif untuk menembus pertahanan lawan.
"Indonesia terus-menerus menemui jalan buntu melawan blok pertahanan Bulgaria," tulis laporan tersebut.
Selain itu, Garuda juga dinilai beberapa kali kesulitan menghadapi transisi cepat yang dilakukan Bulgaria. Serangan balik lawan kerap menjadi ancaman yang harus diantisipasi dengan ekstra kerja keras.
Di tengah situasi tersebut, Calvin Verdonk tetap mendapat apresiasi. Pemain yang berkarier di Prancis itu tampil penuh selama pertandingan dan menunjukkan kontribusi penting, baik dalam bertahan maupun membantu aliran bola.
Secara keseluruhan, Verdonk mencatatkan 148 menit bermain dalam dua laga FIFA Series 2026. Catatan tersebut dinilai menjadi modal positif untuk menjaga ritme permainan saat kembali ke klubnya di kompetisi Ligue 1.
Meski gagal meraih gelar, performa Timnas Indonesia tetap mendapat pengakuan dari media internasional. Sorotan ini menjadi bukti bahwa perkembangan skuad Garuda mulai diperhitungkan di level global.
Artikel Tag: Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, FIFA Series 2026