Milan Primavera Harus Menerima Kekalahan 24 Dari Parma di Laga Terakhir
Milan Primavera
Berita Liga Italia: Milan Primavera harus menelan kekalahan di pertandingan terakhir musim ini. Mereka harus menelan kekalahan 2-4 dari Parma, setelah sebelumnya unggul 2-0.
Musim Milan Primavera berakhir dengan cara yang paling menyakitkan. Sempat memimpin 2-0, tim asuhan Giovanni Renna justru runtuh total dan menelan kekalahan telak 2-4 dari Parma di laga penutup musim reguler.
Dengan posisi aman di tengah klasemen dan sudah jauh dari zona play-off promosi maupun degradasi, laga melawan Parma memang tidak memiliki taruhan. Namun Renna tetap turun dengan niat mengakhiri musim secara bermartabat.
Awal laga berjalan sempurna. Cheveyo Balentien membuka skor di menit ke-5 lewat sebuah sepakan yang sedikit beruntung, bolanya meluncur masuk setelah penjaga gawang Parma terlambat mengantisipasi.
Balentien kemudian menjadi kreator untuk gol kedua, mengirim umpan matang dari sisi kanan kepada Mattia Zaramella yang tinggal menyelesaikan dari jarak dekat.
Namun di babak kedua, Parma berbalik arah dengan brutal. Hanya butuh 18 detik setelah kick-off babak kedua untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Gol ketiga dan keempat masing-masing hadir di menit ke-65 dan ke-84.
Empat gol tersebut mengguncang kepercayaan diri tim yang sebelumnya sudah merasa aman dengan keunggulan 2 gol di babak pertama. Hasil ini mengonfirmasi akhir musim yang tidak memuaskan bagi tim Primavera, finis di posisi ke-11 klasemen.
Pertanyaan besar kini menggantung soal kelangsungan Renna sebagai pelatih musim depan, mengingat hasil yang jauh dari harapan sepanjang kompetisi berlangsung.
Artikel Tag: AC Milan, Milan Primavera