Kanal

Mohamed Ouahbi Bangga Maroko Singkirkan Belanda dan Lolos ke Babak 16 Besar

Penulis: Fery Andriyansyah
30 Jun 2026, 18:00 WIB

Mohamed Ouahbi sebut Maroko kini mendapat respek setelah singkirkan Belanda. (Foto: CARL DE SOUZA / AFP via Getty Images)

Berita Piala Dunia: Mohamed Ouahbi memuji perjuangan Maroko usai menyingkirkan Belanda pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Selasa (30/6/2026) pagi WIB di Monterrey Stadium, Monterrey. The Atas Lions menang 3-2 lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu dan memastikan tempat di babak 16 besar.

Ismael Saibari menjadi penentu kemenangan Maroko setelah mengeksekusi penalti terakhir. Sebelumnya, kiper Yassine Bounou menggagalkan tendangan Crysencio Summerville untuk membawa The Atlas Lions melangkah ke fase berikutnya.

Menanggapi keberhasilan tersebut, Mohamed Ouahbi menilai Maroko telah membuktikan kualitasnya di atas lapangan. Dalam konferensi pers, ia mengatakan, "Maroko kini telah mendapatkan respek dari semua orang. Bukan karena apa yang kami katakan, tetapi karena kami sudah membuktikannya."

Ouahbi menjelaskan motivasi para pemain tidak hanya sekadar mengejar kemenangan, melainkan juga membawa kebanggaan bagi jutaan pendukung di tanah air. Ia mengatakan, "Tim ini, begitu juga seluruh tim kelompok umur Maroko, berjuang untuk sesuatu yang jauh lebih besar daripada sekadar sepak bola atau memenangi sebuah pertandingan."

"Mereka tahu ada jutaan orang yang mendukung di belakang mereka. Kami bermain ketika waktu menunjukkan pukul dua dini hari di Maroko dan kami yakin sebagian besar dari mereka tetap terjaga. Itu memberi energi kepada kami untuk terus berjuang dan percaya kepada diri sendiri."

Pelatih berusia 49 tahun itu juga menilai Maroko tampil dominan sepanjang pertandingan meski harus memastikan kemenangan melalui adu penalti. Menurutnya, pendekatan bertahan yang diterapkan Belanda justru menunjukkan besarnya rasa hormat lawan terhadap kekuatan Maroko.

Membahas jalannya pertandingan, Ouahbi mengatakan, "Kami benar-benar mendominasi Belanda. Kami menguasai sekitar 70 persen penguasaan bola, menciptakan lebih banyak peluang, dan mengendalikan pertandingan. Kami ingin tetap tenang, memainkan sepak bola kami, dan percaya diri jika pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti karena kami memiliki penjaga gawang yang luar biasa. Saya tidak menyangka Belanda akan bermain dengan blok pertahanan rendah. Bagi saya, itu adalah bentuk respek terhadap tim kami."

Maroko selanjutnya akan menghadapi Kanada pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung Ahad (5/7/2026) pukul 00.00 WIB di Houston Stadium, Houston. Ouahbi menegaskan timnya akan menghadapi laga tersebut dengan penuh keyakinan. Ia mengatakan, "Tidak ada yang bisa menghentikan kami jika kami memainkan sepak bola yang kami kuasai. Namun tidak ada tim yang tidak bisa dikalahkan. Jika kami melakukan kesalahan, kami akan pulang."

Artikel Tag: Belanda, Piala Dunia, Maroko, Piala Dunia 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru