Kanal

Morbidelli Kritik Ketidakkonsistenan Hukuman MotoGP dalam Kasus Bezzecchi

Penulis: Abdi Ardiansyah
23 Jun 2026, 20:24 WIB

Franco Morbidelli

Berita MotoGP: Hukuman larangan balapan yang diterima Marco Bezzecchi di MotoGP Ceko 2026 terus memunculkan perdebatan di paddock. Kali ini, Franco Morbidelli menilai ada pembalap lain yang seharusnya lebih dahulu menerima sanksi serupa atas tindakan yang pernah terjadi pada musim sebelumnya.

Keputusan Race Direction menjatuhkan larangan tampil satu balapan kepada Marco Bezzecchi setelah insiden dengan marshal di Brno masih menjadi topik hangat di dunia MotoGP. Meski banyak pihak menganggap hukuman tersebut pantas, sejumlah pembalap dan tokoh paddock mempertanyakan konsistensi penerapan sanksi dalam kasus serupa.

Salah satu suara yang cukup menarik datang dari Franco Morbidelli. Pembalap VR46 Racing Team itu menilai bahwa jika Bezzecchi bisa mendapat larangan balapan karena melakukan kontak fisik dengan marshal, maka insiden yang melibatkan Aleix Espargaro beberapa tahun lalu juga seharusnya mendapatkan hukuman serupa.

Morbidelli merujuk pada kejadian saat sesi latihan bebas Grand Prix Qatar 2023. Ketika itu, Aleix Espargaro menampar helm Morbidelli setelah keduanya terlibat kontak di lintasan.

Meski aksi tersebut memicu kontroversi, Espargaro hanya menerima denda sebesar 10 ribu euro dan penalti mundur enam posisi di grid balapan berikutnya. Tidak ada larangan tampil yang diberikan oleh steward.

"Aleix Espargaro seharusnya tidak diizinkan balapan setelah melakukan tindakan buruk itu di Qatar," kata Morbidelli kepada Motosprint.

Menurut pembalap Italia tersebut, inti persoalannya bukan terletak pada siapa yang menjadi korban, melainkan pada tindakan fisik itu sendiri.

"Kami semua manusia. Saya seorang pembalap dan marshal juga seorang manusia," ujarnya.

Komentar Morbidelli muncul setelah Aprilia sempat mengajukan banding atas hukuman Bezzecchi. Tim pabrikan asal Noale itu mengakui pembalapnya layak dihukum, tetapi menilai larangan balapan terlalu berat dibanding beberapa kasus serupa yang pernah terjadi di masa lalu.

Namun banding tersebut ditolak, sehingga Bezzecchi tetap harus absen pada Grand Prix Ceko. Keputusan itu sekaligus menjadikannya pembalap Grand Prix pertama dalam lima tahun terakhir yang menerima hukuman larangan tampil dalam satu balapan.

Meski demikian, dukungan terhadap Bezzecchi juga datang dari sejumlah pembalap lain. Marc Marquez termasuk salah satu yang membela rivalnya tersebut setelah balapan di Brno berakhir.

Di sisi lain, Bezzecchi telah mengakui kesalahannya. Selain mengeluarkan pernyataan permintaan maaf resmi kepada publik, pemimpin klasemen sementara MotoGP 2026 itu juga menemui marshal yang terlibat secara langsung sebelum balapan utama berlangsung.

Meski kasusnya telah selesai secara hukum olahraga, insiden ini kemungkinan akan menjadi acuan penting bagi steward MotoGP dalam menangani kasus-kasus serupa pada masa mendatang. Perdebatan mengenai konsistensi hukuman pun diperkirakan masih akan terus berlanjut di paddock.

Artikel Tag: MotoGP Ceko, Franco Morbidelli, Marco Bezzecchi

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru