☰
Kanal
✕

Bos Ducati Sebut Marc Marquez Punya Mentalitas yang Tak Dimiliki Rivalnya

Penulis: Abdi Ardiansyah
04 Nov 2026, 06:30 WIB

Luigi Dall’Igna dan Marc Marquez

Berita MotoGP - Bos Ducati, Luigi Dall’Igna menilai Marc Marquez memiliki determinasi yang tidak dimiliki para rivalnya di MotoGP. Ia juga yakin pembalap asal Spanyol tersebut masih bisa meningkatkan performanya meski sudah berada di ambang gelar juara dunia 2026.

Marc Marquez berpeluang mengunci gelar juara dunia MotoGP 2026 pada seri Qatar. Keunggulan 44 poin atas Jorge Martin setelah kemenangan di Grand Prix Malaysia membuat pembalap Ducati itu memiliki kesempatan besar untuk memastikan gelar sebelum musim berakhir.

Perjalanan Marquez menuju posisi tersebut terbilang luar biasa. Sebelum Grand Prix Italia pada Mei lalu, ia masih tertinggal 102 poin. Saat itu, Marquez juga baru pulih dari operasi akibat patah tulang kaki dalam kecelakaan di Le Mans. Ia sebelumnya turut mengalami kerusakan saraf pada lengan kanan setelah insiden di Mandalika pada musim sebelumnya.

Namun sejak seri Mugello, Marquez mampu bangkit dan meraih tujuh kemenangan. Hasil tersebut membawanya kembali ke persaingan gelar hingga kini berada di posisi terdepan.

Dall’Igna mengaku sejak awal percaya bahwa Marquez mampu melakukan hal luar biasa. Menurutnya, pembalap berusia 33 tahun itu memiliki kualitas yang membuat berbagai kemungkinan tetap terbuka.

"Saya selalu percaya pada hal ini. Marc adalah pembalap hebat dan bersamanya, segala sesuatu mungkin terjadi," ujar Dall’Igna kepada AS.

Meski demikian petinggi Ducati tersebut belum mau menganggap perebutan gelar telah selesai. Masih ada tiga balapan tersisa dan ia menilai segala kemungkinan tetap bisa terjadi.

Dall’Igna juga menyoroti determinasi Marquez yang dianggap berbeda dibandingkan para pesaingnya. Ia bahkan yakin sang pembalap masih mampu meningkatkan level performanya.

"Saya pikir kami memiliki pembalap terbaik dalam sejarah dan, menurut saya, dia pasti masih bisa meningkatkan levelnya. Karena tidak ada orang lain yang memiliki determinasi seperti dirinya," tambah Dall’Igna.

Untuk memastikan gelar, Marc Marquez harus unggul setidaknya 30 poin dari Martin dan delapan poin dari Marco Bezzecchi pada akhir seri Qatar. Jika berhasil, ia akan mengamankan gelar MotoGP kedelapan sekaligus melampaui Valentino Rossi dalam jumlah gelar di kelas premier.

Namun absennya Martin dari GP Malaysia akibat cedera patah tulang radius di Australia turut memengaruhi persaingan. Situasi tersebut memperlihatkan bahwa cedera masih menjadi faktor besar dalam perebutan gelar musim ini.

Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati, Luigi Dall’Igna, MotoGP 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru