Fabio Quartararo dan Bagnaia Beda Pendapat Soal MotoGP Qatar Terancam Batal
Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia beda pendapat soal MotoGP Qatar yang terancam batal akibat situasi perang di Timur Tengah.
Berita MotoGP - Fabio Quartararo berbeda pendapat dengan Francesco Bagnaia mengenai rencana penyelenggaraan MotoGP Qatar 2026 di tengah konflik Timur Tengah. Quartararo mengaku tidak khawatir untuk balapan di Qatar, sedangkan Bagnaia meminta penyelenggara mempertimbangkan keselamatan sebelum mengambil keputusan.
Penyelenggaraan MotoGP Qatar 2026 masih diragukan akibat konflik yang berlangsung di Timur Tengah. Situasi tersebut memunculkan perbedaan pandangan di antara para pembalap, termasuk Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia.
MotoGP Qatar yang semula dijadwalkan pada April telah dipindahkan ke November. Balapan itu kini masuk dalam rangkaian tiga seri beruntun setelah Grand Prix Australia dan Malaysia. Dua seri terakhir di Portugal dan Valencia juga digeser satu pekan, sehingga musim 2026 dijadwalkan berakhir pada 29 November.
Meski sebelumnya MotoGP menegaskan balapan Qatar tetap direncanakan berlangsung sesuai jadwal terbaru, perkembangan situasi keamanan membuat kepastiannya kembali dipertanyakan.
FrancescoBagnaia memilih bersikap hati-hati ketika dimintai pendapat mengenai kemungkinan balapan tetap digelar. Pembalap Ducati itu menilai keputusan harus mempertimbangkan seluruh aspek keselamatan.
"Saya tidak ingin menyampaikan pendapat yang bisa membuat saya mendapat masalah. Namun, jika keselamatan kami benar-benar menjadi prioritas, semua aspek harus dipertimbangkan dengan cermat. Jika kondisinya belum tepat, saya rasa keputusan bisa ditunda," ujar Bagnaia, seperti dikutip Motorsport.com edisi Spanyol.
Berbeda dari Bagnaia, Fabio Quartararo mengaku tidak terlalu mengkhawatirkan rencana balapan di Qatar. Pembalap Yamaha itu menilai MotoGP seharusnya tetap datang jika Formula 1 juga menggelar balapan di negara tersebut.
"Saya tidak khawatir pergi ke Qatar. Itu hanya akan menjadi balapan lain yang memang sudah dijadwalkan. Hal itu tidak membuat saya terus memikirkannya. Jika Formula 1 pergi ke sana, kami juga harus pergi," kata Quartararo.
Formula 1 dijadwalkan menggelar Grand Prix Qatar pada akhir pekan 27-29 November, sekitar tiga pekan setelah jadwal GP Qatar pada 6-8 November.
Di tengah ketidakpastian tersebut, sempat muncul usulan agar Phillip Island menggelar dua balapan karena 2026 menjadi musim terakhir sirkuit Australia itu masuk kalender MotoGP.
Namun MotoGP menegaskan Qatar tidak akan digantikan dengan seri lain. Jika balapan dibatalkan, jumlah seri musim 2026 akan berkurang dari 22 menjadi 21.
Opsi memindahkan balapan Qatar ke Desember juga disebut sulit dilakukan karena jadwal Formula 1 berpotensi membuat kondisi lintasan perlu disesuaikan setelah ajang tersebut.
Untuk saat ini, kepastian MotoGP Qatar masih bergantung pada perkembangan situasi dan keputusan penyelenggara.
Artikel Tag: Francesco Bagnaia, motogp qatar, Fabio Quartararo