Francesco Bagnaia Ungkap Data Ducati, Alex Marquez Tercepat Kalahkan Marc
Marc Marquez dan Alex Marquez
Berita MotoGP - Francesco Bagnaia mengungkapkan temuan menarik setelah mempelajari data Ducati pada paruh pertama MotoGP 2026. Menurutnya, Alex Marquez justru menjadi pembalap Ducati dengan kecepatan terbaik di atas GP26, sementara Marc Marquez dinilai paling konsisten.
Francesco Bagnaia tengah berusaha menemukan kembali performa terbaiknya setelah menjalani paruh pertama MotoGP 2026 yang tidak sesuai harapan.
Pembalap Ducati tersebut baru mengumpulkan 143 poin dari 11 seri dan menempati posisi kedelapan klasemen. Catatan itu terpaut cukup jauh dari rekan setimnya, Marc Marquez, yang berada di posisi ketiga dengan 190 poin meski sempat absen dalam dua seri.
Bagnaia pun memanfaatkan jeda musim panas untuk mempelajari data Ducati demi mencari solusi atas kesulitannya mengendarai GP26.
Dari proses tersebut, juara dunia dua kali itu justru menemukan fakta menarik. Menurut Bagnaia, Alex Marquez merupakan pembalap Ducati dengan kecepatan paling tinggi sejauh musim ini.
"Saya pikir Alex Marquez saat ini adalah pembalap Ducati yang memiliki feeling terbaik terhadap motor. Dia yang tercepat," ujar Bagnaia, dikutip dari Motorsport.com.
Pernyataan tersebut cukup menarik karena Alex justru berada di belakang Bagnaia dan Marc Marquez dalam klasemen. Pembalap Gresini itu baru mengoleksi 87 poin setelah melewatkan tiga seri akibat cedera yang dialaminya di Barcelona.
Namun angka tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan kecepatannya di lintasan.
Francesco Bagnaia mengaku data Ducati menunjukkan Alex merupakan pembalap yang paling nyaman mengendarai GP26. Menurutnya, kemampuan tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat Alex mampu memaksimalkan potensi motor.
"Jelas, kecepatan tidak selalu berarti kemenangan, tetapi data menunjukkan bahwa dia adalah pembalap yang paling nyaman dengan motor kami," kata Bagnaia.
Di sisi lain, Bagnaia menilai Marc Marquez dan Ai Ogura menjadi dua pembalap paling konsisten sepanjang paruh pertama musim. Sementara itu, Marco Bezzecchi disebut memiliki performa paling kompetitif dalam hal kecepatan murni, meski beberapa hasilnya terganggu nasib buruk.
Bagnaia sendiri masih berusaha memperbaiki performanya. Ia bahkan menjalani operasi saat jeda musim panas untuk mengatasi masalah arm pump yang sempat mengganggunya ketika balapan.
"Saya mencoba mencapai level kecepatan Alex, tetapi itu sulit," ujar Bagnaia.
Dengan 11 seri masih tersisa, Bagnaia kini memilih fokus mengejar posisi lima besar klasemen. Ia juga ingin meningkatkan konsistensi agar mampu kembali bersaing memperebutkan podium pada setiap seri.
Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati, Francesco Bagnaia