Gigi Dall’Igna Akui Ducati Tak Berdaya Sama Sekali di MotoGP Inggris
Gigi Dall'Igna
Berita MotoGP - Gigi Dall’Igna mengakui Ducati gagal menunjukkan performa kompetitif pada MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone. Marc Marquez hanya finis ketujuh, sedangkan Alex Marquez menjadi pembalap Ducati terbaik di posisi keempat.
Ducati datang ke MotoGP Inggris 2026 dengan modal positif setelah Marc Marquez tampil dominan di Sachsenring. Namun situasi berubah drastis ketika rombongan MotoGP tiba di Silverstone.
Tidak satu pun pembalap Ducati mampu merebut posisi start dari barisan depan. Kondisi tersebut berlanjut ke balapan utama, ketika Ducati kesulitan mengejar kecepatan Aprilia yang tampil sangat kuat.
Marc Marquez akhirnya harus puas finis di posisi ketujuh. Hasil itu membuatnya kehilangan posisi di klasemen sementara dan turun ke peringkat keempat setelah Marco Bezzecchi kembali menyalipnya.
Gigi Dall’Igna pun tidak menutupi kekecewaan terhadap performa Ducati. Menurutnya, tim asal Borgo Panigale tersebut memang tidak pernah menemukan kecepatan yang cukup untuk bersaing dengan para pembalap terdepan.
"Marc tidak pernah mampu mengikuti kecepatan para pembalap terdepan, terlepas dari sesi kualifikasinya yang kurang beruntung karena terkena yellow flag pada percobaan terakhir," kata Dall’Igna dilansir dari laman Speedweek.
"Untuk alasan yang sangat spesifik, hasil kami benar-benar berbeda dari balapan terakhir di Jerman. Bahkan, hasilnya justru berlawanan."
Marc sebenarnya sempat mengawali balapan dengan baik. Namun, kecepatannya perlahan menurun sehingga harus kehilangan sejumlah posisi.
Sementara itu, Francesco Bagnaia mengalami akhir pekan yang lebih buruk. Pembalap Ducati Lenovo tersebut gagal finis setelah terjatuh. Dall’Igna menilai kondisi Silverstone memang kurang ideal bagi Bagnaia yang masih dalam proses pemulihan setelah menjalani operasi pada lengannya.
Alex Marquez menjadi pembalap Ducati dengan hasil terbaik. Pembalap Gresini itu finis keempat, dan menurut Dall’Igna seharusnya bisa meraih podium jika tidak melakukan kesalahan di pertengahan balapan.
"Ducati tidak pernah benar-benar berada dalam persaingan di Silverstone," imbuh Gigi Dall’Igna.
"Mulai dari kualifikasi hingga balapan, kami tidak pernah menemukan kecepatan yang kompetitif karena berbagai alasan dan secara konsisten tidak mendapatkan feeling yang tepat terhadap motor."
Kondisi tersebut turut berdampak pada persaingan konstruktor. Jarak Ducati dengan Aprilia yang sebelumnya hanya 11 poin melebar menjadi 29 poin setelah MotoGP Inggris.
Dall’Igna meminta Ducati segera menemukan kembali performa terbaiknya setelah jeda musim panas agar tidak semakin tertinggal dalam persaingan gelar juara dunia.
MotoGP Inggris sendiri mempertegas ketatnya persaingan musim 2026. Raul Fernandez keluar sebagai pemenang, sementara Jorge Martin dan Marco Bezzecchi melengkapi podium untuk Aprilia.
Artikel Tag: Ducati, Gigi Dall'igna, Silverstone, Motogp inggris