Jorge Martin Tak Khawatir Digantikan Bagnaia, Tetap Percaya Aprilia
Jorge Martin dan Francesco Bagnaia
Berita MotoGP - Jorge Martin menegaskan bahwa kedatangan Francesco Bagnaia ke Aprilia mulai musim 2027 tidak akan mengganggu perjuangannya dalam perebutan gelar MotoGP 2026. Juara dunia 2024 itu yakin Aprilia tetap memberikan dukungan penuh hingga akhir kerja sama mereka.
Pengumuman transfer Francesco Bagnaia ke Aprilia untuk musim 2027 menjadi salah satu topik terbesar menjelang MotoGP Belanda di Assen. Namun di tengah ramainya pembahasan soal bursa pembalap, Jorge Martin memastikan fokusnya tetap tertuju pada perburuan gelar juara dunia MotoGP 2026.
Aprilia secara resmi mengamankan jasa Bagnaia dengan kontrak jangka panjang hingga 2030. Juara dunia MotoGP dua kali itu akan berduet dengan Marco Bezzecchi mulai era baru regulasi 850cc pada 2027. Kehadiran Bagnaia praktis menutup pintu bagi Martin untuk bertahan di Aprilia, dengan pembalap Spanyol tersebut diperkirakan segera diumumkan sebagai pembalap Yamaha musim depan.
Meski demikian, Martin tidak melihat situasi ini sebagai masalah. Ia justru mengaku memiliki kepercayaan penuh terhadap komitmen Aprilia dalam mendukung perjuangannya meraih gelar musim ini.
"Sama seperti yang saya rasakan saat bersama Ducati, saya percaya Aprilia akan memberikan semua yang saya butuhkan untuk bertarung memperebutkan gelar juara. Saya sangat percaya kepada Fabiano Sterlacchini dan seluruh tim," ujar Martin.
Situasi yang dihadapi Martin saat ini sebenarnya bukan hal baru. Pada musim 2024, ia juga harus menjalani perebutan gelar bersama Ducati meski sudah mengetahui bahwa dirinya tidak akan mendapatkan promosi ke tim pabrikan untuk musim berikutnya. Saat itu, Martin tetap mampu tampil kompetitif dan akhirnya mengalahkan Bagnaia untuk merebut gelar juara dunia bersama Pramac Racing.
Karena itu, pembalap berusia 28 tahun tersebut yakin profesionalisme tim tidak akan berubah hanya karena keputusan transfer untuk musim mendatang sudah ditetapkan.
"Pecco adalah pribadi yang hebat dan pembalap yang luar biasa. Saya hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk masa depannya. Saya berharap dia sukses dan bisa terus bersaing memperebutkan banyak gelar juara," katanya.
Meski masa depannya mulai mengarah ke Yamaha, Martin menegaskan dirinya tidak ingin terganggu oleh berbagai spekulasi. Fokus utamanya saat ini adalah meningkatkan performa RS-GP dan mempertahankan peluang juara.
"Saya tidak ingin terdistraksi oleh masa depan. Saat ini saya memiliki kesempatan yang sangat bagus, tetapi saya masih belum merasakan motor seperti yang saya inginkan. Kami sempat menemukan arah yang tepat setelah kemenangan di Le Mans, dan sekarang kami harus terus belajar serta meningkatkan performa motor," jelasnya.
Dengan selisih poin yang semakin ketat di papan klasemen, Jorge Martin sadar bahwa setiap balapan akan sangat menentukan. Karena itu, seluruh perhatiannya kini tertuju pada musim 2026 sebelum memulai petualangan baru bersama Yamaha tahun depan.
Artikel Tag: Francesco Bagnaia, Jorge Martin, MotoGP 2026