Kanal

Kehilangan 62 Poin dari Marc Marquez, Bos Aprilia Tak Panik

Penulis: Abdi Ardiansyah
23 Jun 2026, 16:55 WIB

Massimo Rivola

Berita MotoGP: Kebangkitan Marc Marquez dalam dua seri terakhir MotoGP 2026 mulai memberi tekanan besar kepada Aprilia. Meski kehilangan banyak poin dalam persaingan gelar, CEO Aprilia Massimo Rivola menegaskan timnya tetap berada di jalur yang benar dan tidak melakukan kesalahan besar.

Marc Marquez kembali menjadi ancaman serius dalam perebutan gelar MotoGP 2026. Dua kemenangan beruntun yang diraih pembalap Ducati itu membuat selisih poin dengan pemimpin klasemen Marco Bezzecchi menyusut drastis menjadi hanya 40 poin.

Situasi tersebut terjadi setelah Aprilia mengalami dua akhir pekan yang sulit. Dalam rentang dua balapan terakhir, Bezzecchi gagal mengamankan satu poin pun akibat insiden dan hukuman yang diterimanya, sementara Marquez sukses mengumpulkan total 62 poin.

Meski demikian, CEO Aprilia Massimo Rivola menolak anggapan bahwa timnya sedang mengalami kemunduran atau melakukan kesalahan fatal dalam pengembangan motor.

Menurut Rivola, perubahan situasi di klasemen lebih disebabkan oleh kombinasi nasib buruk yang menimpa Aprilia dan peningkatan performa yang berhasil dicapai Ducati.

"Seperti yang selalu saya katakan, ketika semuanya berjalan baik kami bukan jenius, dan ketika situasi sulit kami juga bukan orang bodoh. Kami hanya harus terus bekerja tanpa terlalu fokus pada klasemen," ujar Rivola.

Ia menilai RS-GP masih merupakan motor yang sangat kompetitif. Bahkan performa Ai Ogura di Grand Prix Ceko dianggap sebagai bukti bahwa motor Aprilia tetap mampu bersaing di barisan depan.

"Saya pikir kami memiliki motor yang kompetitif dan kelompok pembalap yang kuat. Ai membuktikannya hari ini. Namun pada saat yang sama kami juga harus memberikan kredit kepada rival kami."

Rivola secara khusus menyoroti perkembangan Ducati yang dinilai berhasil memanfaatkan momentum dengan sangat baik. Ia bahkan mengakui bahwa Marquez kini kembali menjadi sosok yang sangat berbahaya setelah perlahan pulih dari cedera.

"Ducati telah mengambil langkah maju. Di tengah berbagai kesialan yang kami alami, mereka berkembang. Marc sudah terlihat menakutkan ketika belum berada dalam kondisi terbaiknya. Sekarang dia mulai kembali ke performa terbaiknya, jadi bayangkan saja bagaimana kekuatannya," katanya.

Di sisi lain, Rivola memastikan Aprilia akan memberikan dukungan penuh kepada Bezzecchi setelah serangkaian hasil buruk yang menimpanya. Ia yakin pembalap Italia tersebut mampu bangkit dan kembali bersaing dalam perebutan gelar.

"Saya percaya dia cukup kuat untuk bangkit. Dengan dukungan tim, dia akan menjadi lebih kuat lagi. Kami akan segera menuju Assen dan saya yakin dia akan memberikan respons yang tepat."

Meski tekanan dari Marc Marquez semakin besar, Aprilia masih memiliki alasan untuk optimistis. Musim masih panjang, dan pertarungan gelar MotoGP 2026 kini semakin terbuka setelah momentum beralih ke kubu Ducati.

Artikel Tag: Marc Marquez, aprilia, Massimo Rivola

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru